Alasan GoTo PHK 1300 Karyawannya, Melissa Siska Demi Mendorong Kinerja Bisnis

Direktur dan Chief of Human Resources Officer GoTo, Melissa Siska Juminto mengatakan, perusahaannya terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK)

Editor: Jefri Susetio
istimewa
Direktur dan Chief of Human Resources Officer GoTo, Melissa Siska Juminto mengatakan, perusahaannya terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1300 karyawannya. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Direktur dan Chief of Human Resources Officer GoTo, Melissa Siska Juminto mengatakan, perusahaannya terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 1300 karyawannya.

Kebijakan itu terpaksa dilakukan untuk mendorong kinerja bisnis yang lebih sehat.

"Beberapa waktu yang lalu, dengan berat hati kami melakukan perampingan jumlah karyawan yang berdampak pada 1.300 orang atau 12 persen dari total jumlah karyawan grup GoTo," ujar Melissa dalam acara Public Expose GoTo, Kamis (8/12/2022).

Baca juga: Wanda Hamidah Anggap Produser Film Indonesia Pilih Pemain Film Terkenal di Media Sosial

Ia menambahkan, keputusan tersebut merupakan langkah yang sulit namun harus dilakukan untuk mendorong kinerja bisnis agar semakin sehat.

Selain itu, kata dia, langkah lain dalam mengelola biaya terkait dengan sumber daya manusia (SDM) yaitu melakukan pengetatan dari sisi rekrutmen.

Kemudian, membatasi perjalanan dinas non-esensial, melakukan perampingan organisasi termasuk konsolidasi dan fungsi-fungsi korporat.

"Hasil dari langkah-langkah ini akan terlihat di kuartal-kuartal berikutnya," katanya.

Lebih lanjut, Melissa bilang pihak akan terus melakukan berbagai upaya untuk mengoptimalkan biaya operasional.

"Dilakukan dalam rangka mempercepat langkah menuju profitabilitas perusahaan," ujarnya.

Dia menuturkan, alokasi dana yang diberikan bagi karyawan terdampak PHK tu berbasis saham yang berakhir pada 30 September 2022.

"Sebagaimana diketahui, kami melakukan IPO di tahun 2022 dan sebagian dari proses IPO tersebut kami memberikan alokasi opsi saham bagi para karyawan," terangnya.

Baca juga: 155 Mobil Dinas Milik Pemkot Tangerang Tunggak Bayar Pajak

Melissa menegaskan, beban kompensasi dalam bentu saham ini bukan merupakan item tunai.

Kompensasi berbasis saham itu merupakan program kompensasi yang didasarkan pada kinerja perseroan.

 

Baca Berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Direktur GoTo Ungkap Alasan Melakukan PHK Terhadap 1.300 Karyawan.

 

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved