Gempa Cianjur

Pemerintah Beri Bantuan Gempa Cianjur Rp60 Juta Rusak Berat, Rp30 Juta Sedang, dan Rp15 Juta Ringan

Warga Cianjur girang mendapatkan bantuan gempa hingga Rp60 juta untuk kerusakan berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
Tribun Tangerang/Cahya Nugraha
Desa Sarampad, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, salah satu desa yang parah akibat gempa Cianjur, Senin (21/11/2022). Baik korban jiwa atau rumah yang hancur. Kalupun rumah masih ada namun tidak memungkinkan untuk ditinggali 

TRIBUNTANGERANG.COM, CIANJUR -- Warga Cianjur girang mendapatkan bantuan gempa hingga Rp60 juta.

Bantuan gempa perbaikan rumah kali ini lebih besar dibanding bantuan gempa Palu.

Bantuan gempa itu diberikan langsung oleh Jokowi pada kunjungannya yang keempat kali pascagempa Kamis (8/12/2022).

Jokowi mengatakan bahwa awalnya ia akan memberikan bantuan senilai Rp50 juta untuk rumah rusak berat, Rp25 juta untuk rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rusak ringan.

Namun, saat ia hitung-hitung lagi dan tanya Kementerian Keuangan, ternyata masih ada uang negara untuk melebihkan bantuan gempa Cianjur.

Dimana rusak berat diberi bantuan Rp60 juta, rusak sedang Rp30 juta, dan rusak ringan Rp15 juta.

Bantuan gempa Cianjur kata Jokowi lebih besar ketimbang bantuan gempa NTB dan Palu.

“Tapi tadi malam saya hitung-hitung lagi karena memang itu saat di NTB saat di Palu memang bantuan sebesar itu, tapi tadi malam saya hitung-hitung lagi tadi pagi, saya sudah sampaikan Kemenkeu ada uang atau tidak, ternyata ada sedikit,” jelas Jokowi.

Baca juga: Update Gempa Cianjur, 172 Korban Meninggal, 155 Berhasil Diidentifikasi, Operasi SAR hingga Besok

Baca juga: 3 Perbedaan Gempa Garut dan Gempa Cianjur, BMKG Pastikan tak Saling Terkait

Mendengar pernyataan Jokowi yang melebihkan bantuan perbaikan rumah gempa Cianjur, sejumlah warga pun bertepuk tangan girang.

Bahkan beberapa terdengar mengucapkan hamdalah sebagai ungkapan syukur.

Pada gempa Cianjur kali ini, totalnya ada 8100 KK yang mendapatkan bantuan gempa perbaikan rumah.

Belajar dari penyaluran bantuan gempa Palu dan gempa NTB, pemerintah kali ini tidak menyalurkan bantuan secara langsung melainkan bertahap.

Sebab kata Jokowi, seperti yang sudah-sudah, bantuan gempa kerap tidak digunakan untuk membangun kembali rumah namun malah dipakai untuk membeli kendaraan.

 

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved