Andika Perkasa Beberkan Fakta Baru Kasus Asusila Perwira TNI, Bukan Rudapaksa tapi Suka sama Suka

Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membeberkan fakta baru kasus dugaan rudapaksa perwira Paspampres dengan kowat di Bali

Editor: Jefri Susetio
Dok. Tribunnews/Jeprima
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membeberkan fakta baru kasus dugaan rudapaksa perwira Paspampres dengan kowat di Bali. Bukan rudapaksa tapi suka sama suka. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa mengatakan, hasil penyelidikan sementara perwira Paspampres dan prajurit wanita TNI tidak ada unsur rudapaksa.

Akan tetapi, tindak asusila yang mereka lakukan di Bali atas dasar suka sama suka tanpa ada unsur pemaksaan.

"Dari hasil pemeriksaan atau pengembangan baru yang menyatakan atau yang mengindikasikan ini tidak dilakukan dengan paksaan. Artinya, suka sama suka dan beberapa kali. Dan itu, bukan pemerkosaan sehingga arahnya keduanya menjadi tersangka," ujarnya Kamis (8/12/2022) dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Rekam Jejak Erina Gudono, Calon Mantu Jokowi Pandai Masak Hingga Mahir Aksara Jawa

Sebelumnya heboh pemberitaan seorang Paspampres berinisial Mayor BF melakukan dugaan rudapaksa terhadap prajurit wanita di sebuah hotel di Bali.

Karena itu, dilakukan penyidikan oleh Penyidik Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI. Namun, tidak ditemukan bukti adanya kasus rudapaksa.

Saat ini, korban yang merupakan perwira muda perempuan Divisi Infanteri 3/Kostrad berinisial Letda Caj (K) GER berpotensi sebagai tersangka.

Penyidik sudah menetapkan tersangka pada Mayor Infanteri BF yang menjabat sebagai wakil komandan di salah satu detasemen Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres)sebagai tersangka.

"Tetapi dalam pemeriksaan kami, kedua belah pihak yang tadinya dianggap sebagai korban yang melaporkan. Perkembangannya berbeda karena sangat besar kemungkinan tidak ada korban jadi sangat besar kemungkinan dua-duanya adalah pelaku atau tersangka," terang Andika Perkasa.

Menurutnya, kedua pelaku dapat dijerat dengan Pasal 281 tentang asusila dan dapat dipecat dari TNI karena kasus ini.

"Itu sesuai dengan pidananya sudah ada KUHP-nya tapi untuk aturan internal karena dilakukan sesama keluarga besar TNI konsekuensinya adalah hukuman pemecatan dari dinas," tegasnya.

Kini proses penyelidikan masih berjalan dan akan terus dikembangkan.

Andika Perkasa Minta Pelaku Dipecat

Sebelumnya Jenderal Andika Perkasa mengatakan Mayor BF sudah diproses hukum atas kesalahannya.

Hal ini dikatakan sebelum ada bukti kasus asusila dilakukan atas dasar suka sama suka.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved