Ledakan bom Bandung

Ayahnya Gugur karena Bom, Kapolri janji Jadikan Anak Sulung Aipda Sofyan Anggota Polri

Anggota Gugur Karena Bom, Kapolri Janji Akan Jadikan Anak-anak Aipda Sofyan Polisi

Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
istimewa
Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa terhadap almarhum Anumerta Aipda Sofyan. Aipda Sofyan merupakan anggota polisi yang meninggal dunia akibat bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berjanji akan menjadikan anak-anak Aipda Sofyan menjadi anggota Polri.

Diketahui, Aipda Sofyan yang kini naik pangkat menjadi Aiptu (anumerta) Sofyan merupakan anggota Polri yang gugur karena bom bunuh diri di Bandung, Jawa Barat pada Rabu (7/12/2022).

Aipda Sofyan ialah satu-satunya anggota Polri yang tewas dalam insiden teror bom yang dilakukan anggota JAD tersebut.

Atas hal tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyambangi rumah duka. Di sana Listyo bertemu dengan istri dan keluarga mendiang anggota Polsek Astana Anyar tersebut.

Momen pertemuan itu dibagikan Listyo di akun instagramnya pada Kamis (8/12/2022).

Saat bertemu dengan Kapolri, terlihat istri Aipda Sofyan tidak bisa berkata-kata.

Matanya hanya bengkak karena menangis seharian sejak kepergian sang suami.

Seorang kerabat Aipda Sofyan yang berdiskusi dengan Listyo terkait dengan situasi keluarga anggota Polri tersebut.

Disebutkan bahwa Aipda Sofyan meninggalkan tiga anak.

Seorang anak tertua sudah duduk di bangku SMA.

Saat itu, Listyo di depan keluarga Aipda Sofyan pun berjanji bahwa anak tertua anggota polisi tersebut bisa meneruskan perjuangan ayahnya sebagai anggota Polri.

“Ada yang SMA? iya nanti yang nerusin ya,” kata Listyo di depan keluarga Aipda Sofyan.

Baca juga: Sosok Peledak Bom Polsek Astana Anyar, sudah Tertutup Sejak Kecil, Pernah Kerja di Warnet

Baca juga: TKP Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung Ditemukan Belasan Kertas Penolakan RKUHP

Diketahui akibat ledakan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, 11 orang menjadi korban. Di mana dua orang tewas sementara sisanya 9 orang mengalami luka-luka.

Adapun satu korban tewas merupakan warga sipil yang diduga menjadi pelaku peledakan.

Sementara seorang korban tewas lainnya merupakan anggota kepolisian bernama Aiptu Sofyan.


sumber: https://www.instagram.com/p/Cl6IlE_KH8G/
 
 
 
 


Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved