Seleb
Ibu Nike Ardilla Meninggal Dunia, Jenazahnya Diantarkan Fans Mendiang Putrinya
Ibu Nike Ardilla Meninggal Dunia, Jenazahnya Diantarkan Amel Sosok Gadis yang Mirip Mendiang Putrinya serta fans Nike Ardilla
Penulis: Desy Selviany | Editor: Lilis Setyaningsih
TRIBUNTANGERANG.COM, CIAMIS -- Fans Nike Ardilla masih solid hingga kini. Padahal sang artis Nike Ardilla sudah meninggal sejak 1995 silam.
Ibu Nike Ardilla, Nining Ningsihrat (83) meninggal dunia di Ciamis, Jawa Barat. Kepergian Nining Ningsihrat diantarkan sejumlah selebriti dan fans Nike Ardilla.
Dalam video yang dibagikan Facebook Tribun Jabar, Amel sosok gadis yang sempat buat geger lantaran wajahnya mirip Nike Ardilla mengantarkan kepergian jenazah Nining Ningsihrat.
Amel terlihat tidak bisa berkata-kata dan menangis saat berada di kompleks pemakaman. Wanita yang bernama lengkap Siti Aisyah Mardhiya itu sesekali mengusapkan tangan ke wajahnya menahan duka.
Diketahui saat wajah Amel viral lantaran mirip Nike Ardilla, gadis tersebut sempat dipertemukan dengan Nining Ningsihrat.
Pada pertemuan tersebut, Nining Ningsihrat tak kuasa menahan tangis lantaran melihat wajah Amel yang persis dengan putrinya meninggal dunia puluhan tahun lalu.
Selain Amel, ratusan pelayat mengantarkan jenazah Nining ke peristirahatan terakhir. Selebriti lain juga mengantarkan kepergian Ibunda Nike Ardila mulai dari Paramitha Rusady, Mel Sandy, Cut Irna, Inka Christy, dan sejumlah artis lainnya.
Dia dimakamkan di liang lahat persis di samping makam suaminya, alamarhumah R Eddy Kusnadi, ayahand Nike Ardilla.
Suasana duka dan tetesan air mata sejumlah fan berat Nike Ardilla mengantarkan jenazah Nining. Karangan bunga duka cita terlihat terpasang di kompleks makam keluarga yang berdampingan dengan TPU Cidudu tersebut.
Baca juga: Pemakaman Aminah Cendrakasih Mak Nyah Berlangsung Khidmat di TPU Karet Bivak
Baca juga: Amel Carla Langsing Dengan Olahraga, Hingga Kini Mengaku Jomblo
Anak kedua Nining Ningsihrat, Rd Alan Yudi, mengatakan, kondisi fisik Nining melemah dalam empat tahun belakangan ini.
Nining hanya beraktivitas dengan kursi roda atau berbaring di ranjang.
“Terlebih tiga bulan terakhir, kondisi fisik mamih menurun drastis. Asupan makanan sudah sulit masuk. Kondisi fisik mamih benar-benar drop. Usia beliau memang sudah tua, 83 tahun,” ujar Alan Yudi kepada Tribun, Kamis.
Menurut Alan, Nining meninggal karena usia sudah tua.
“Mamih meninggal kemarin sore (Rabu 21/12) sekitar pukul 15.50. Di rumah Aa Deden di Cihaurbeuti,” katanya.
Selama lima tahun terakhir, Nining Ningsihrat lebih sering tinggal di rumah anak sulungnya tersebut.
sumber: https://www.facebook.com/tribunjabar/videos/3354500618140126