Tangerang Selatan

Empat Lokasi di Wilayah Tangerang Selatan Dicek Kerentanan Tanah

Sekitar enam petugas gabungan dari BMKG pusat dan Tangerang melakukan pengukuran klasifikasi tanah di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Tribun Tangerang/Rafzanjani Simanjorang
Enam petugas gabungan dari BMKG pusat dan Tangerang melakukan pengukuran klasifikasi tanah di wilayah Kota Tangerang Selatan. Salah satu tanah yang dianalisa yakni tanah di sekitaran bangunan BPBD Kota Tangerang Selatan di Jalan Cendekia, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG -- Sekitar enam petugas gabungan dari BMKG pusat dan Tangerang melakukan pengukuran klasifikasi tanah di wilayah Kota Tangerang Selatan.

Salah satu tanah yang dianalisa yakni tanah di sekitaran bangunan BPBD Kota Tangerang Selatan di Jalan Cendekia, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan.

Menggunakan alat MASW (multi channel analysis of survace waves) ke enam petugas terlihat teliti dalam bekerja.

Staf observasi stasiun geofisika Tangerang, Hairidzulhi menjelaskan ada empat lokasi tanah yang diukur klasifikasinya yaitu Damkar, Puspemkot, Kecamatan Setu, dan area BPBD Tangsel.

"Ini untuk menentukan klasifikasi tanah. Jadi kami ingin tahu kerentanan tanah di lokasi yang kami ukur. Ini untuk antisipasi juga," katanya saat ditemui di area BPBD Tangsel, Selasa (27/12/2022) kemarin.

Lebih lanjut, Hairid menjelaskan sedikit terkait penggunaan alat MASW.

Sebuah kabel kisaran 30 meneteran menjulur di atas tanah, dan per jarak dua meteran dijepit oleh geophone.

Geophone berguna untuk mendeteksi atau merekam data yang muncul dari gelombang atau getaran yang ditimbulkan.

Lalu, salah seorang petugas akan mengetuk palu pada sebuah objek yang ditempelkan di permukaan tanah.

Seusai palu diketuk, gelombang atau getaran akan terekam langsung.

"Nanti hasilnya akan muncul, apakah tanah tersebut masuk klasifikasi lunak, keras atau apa. Nah, kalau lunak, apakah boleh dibangun inikah atau bagaimana?" katanya.

Baca juga: Jokowi Naik KRL dari Tanah Abang, Resmikan Stasiun Manggarai

Baca juga: Berdiri Sejak 2013, Mall Bintaro Xchange masih Sisakan Persoalan Tanah, Warga Minta Status Quo

Di Tangsel sendiri baru kali ini pihaknya melakukan pengukuran klasifikasi tanah untuk melihat, meneliti kerentanan tanah di Tangsel.

Hanya saja, untuk hasilnya, Hairid menjelaskan pihaknya belum bisa menginformasikan karena masih tahap analisa. (Raf)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved