Tanaman
Komunitas Anggur Kota Tangerang Selatan Target Jadi Produsen Bibit Anggur Skala Besar
Komunitas anggur Kota Tangerang Selatan atau KAT Tangsel menargetkan diri menjadi produsen bibit anggur dalam skala besar.
Penulis: Rafzanjani Simanjorang | Editor: Intan UngalingDian
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Komunitas anggur Kota Tangerang Selatan atau KAT Tangsel menargetkan diri menjadi produsen bibit anggur dalam skala besar.
Ketua KAT Tangsel Roy mengatakan, saat ini hampir 250 anggota dari 500 anggota KAT Tangsel fokus pada pembibitan anggur.
"Saya optimis Tangsel ini bisa jadi produsen bibit anggur karena semua anggotanya juga militan. Ada atau tidaknya bantuan pemerintah, semuanya tetap jalan dan mereka konsisten menangkar bibit anggur," ujar Roy.
Roy mengatakan, iklim Kota Tangerang Selatan cocok untuk tanaman anggur.
Sementara itu, KAT Tangsel juga memastikan bibit yang dijual terjamin validasinya. Artinya, bibit yang dijual sesuai pesanan pembeli.
"Itulah mengapa pembelian bibit sangat ideal di komunitas. Bisa dijamin. Kalau ada kecurangan juga kan bisa di-complain," katanya.
Dia menuturkan, agar anggur bisa tumbuh baik, petani harus memerhatikan tiga hal yaitu air, matahari dan udara.
"Merawat anggur jika komitmen, tidak sulit. Tanam anggur agar maksimal ya diberi atap, jadi tidak kehujanan tapi tetap dapat matahari, dan harus diproteksi, disemprot agar terhindar dari hama," katanya.
Anggur dapat dipanen saat pohon usia satu atau dua tahun agar produksinya bisa stabil.
Sementara usia pohon anggur dapat tergantung pada perawatan. Selama pohon anggur dirawat baik, maka usianya akan lebih lama bahkan hingga puluhan tahun.
Baca juga: Kisah Petani Anggrek di Pamulang, Niman Syarif yang mengelola 1 hektar Tanah untuk Tanaman Hias
Baca juga: Cara Menanam dan Merawat Tanaman Hias Daun Elephant Ear Alias Kuping Gajah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/pembibitan-anggur1261.jpg)