Kebakaran Depo Pertamina
Kebakaran Depo Pertamina, Warga Alami Luka Bakar dan Sesak Nafas Dilarikan ke Rumah Sakit
Puluhan warga yang menjadi korban kebakaran dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat, karena mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Ign Agung Nugroho
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Kebakaran dahsyat yang terjadi di Komplek Depo Pertamina Plumpang, Jalan Tanah Merah Bawah RT 12/RW 9, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, pada Jumat (3/3/2023) malam.
Peristiwa tersebut membuat beberapa warga telah dievakuasi menjauh dari lokasi kebakaran.
Selain itu, puluhan warga yang menjadi korban kebakaran dilarikan ke Rumah Sakit (RS) terdekat, karena mengalami luka bakar dan gangguan pernapasan.
"SUdah dievakuasi lumayan banyak, ada di RS Umum Koja, ada juga RS Mulya Sari," kata Siswanto (45), seorang warga ditemui di lokasi.
Sebagai informasi, berdasarkan keterangan Command Center Damkar, sebuah pipa bensin Pertamina telah terbakar hebat.
Sehingga membuat kepulan asap dan api yang membumbung tinggi hingga menjadikan pandangan langit sekitar menjadi gelap.
Kebakaran tersebut diduga bersumber dari pipa bensin Pertamina, dan kini total 90 personel damkar tengah dikerahkan untuk memadamkan api.
"Penanganan terakhir Sudin Gulkarmat Jakarta Utara sudah mengerahkan total 18 unit mobil pemadam," dalam keterangan.
Hingga sekira pukul 22.00 WIB, petugas masih nampak berjibaku melakukan pemadaman di lokasi.
Selain itu, banyak warga di sekitar lokasi kebakaran mencari lokasi yang aman.
Pasalnya, selain kuatir terjadi api semakin meluas, juga aroma bau bensin yang sangat menyengat mengakibatkan gangguan pernapasan.
"Bau bensin, kita gak kuat, banyak warga juga menyingkir," kata Dono, warga setempat. (m37)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Warga-yang-menjadi-korban-kebakaran-Depo-Pertamina-Plumpang.jpg)