Tangerang Raya

Begini Penjelasan KONI Kota Tangerang Soal Mobil Dinas Dibawa ke Tempat Hiburan Malam

Mobil dinas KONI Kota Tangerang tertangkap basah tengah terparkir di tempat hiburan malam, Jumat (12/5/2023) dini hari.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ign Agung Nugroho
Istimewa
Mobil dinas Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang tertangkap basah tengah terparkir di tempat hiburan malam, Jumat (12/5/2023) dini hari. 

TRIBUNTANGERANG.COM, KOTA TANGERANG - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang buka suara terkait beredarnya video yang menunjukan mobil dinasnya terparkir di tempat hiburan malam, Jumat (12/5/2023) dini hari.

Wakil Ketua KONI Kota Tangerang, Arsani Maidi membenarkan perihal mobil dinas yang berada di area parkir tempat hiburan malam itu.

Kendati demikian, Arsani menyanggah mobil dinas milik aset Pemerintah Kota Tangerang itu digunakan untuk melakukan perjalanan ke tempat hiburan malam.

 

 

"Posisi mobil itu lagi menjemput, juri dan manager dari beberapa daerah, ada dari Surabaya, Semarang, Bandung dan dari DKI Jakarta," ujar Arsani Maidi saat dikonfirmasi awak media.

Juri dan manajer dari berbagai daerah yang dimaksud tersebut ialah perwakilan dari wilayah yang tengah mengikuti turnamen panjang tebing tingkat nasional.

Diketahui, Kota Tangerang dipilih Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) sebagai tuan rumah penyelenggaraan kejuaraan olahraga panjat tebing tingkat nasional. 

 

Baca juga: Kronologi Mobil Dinas KONI Kota Tangerang Dipakai ke Tempat Dugem dan Angkut 2 Wanita Penghibur

 

Turnamen bertajuk "Open Kelompok Umur Nasional Tahun 2023" itu diselenggarakan di Tangerang City Sport Climbing Center, Gedung Olahraga (GOR) Gondrong, Kota Tangerang, sejak Senin (8/5/2023) hingga Kamis (11/5/2023) kemarin.

"Kami sudah memanggil panitia panjat tebing ternyata mereka menjemput juri dan manager dari beberapa daerah, karena pas pukul 02.00 WIB mereka menelepon panitia untuk minta dijemputlah gitu dari (tempat) hiburan," kata dia.

 

Mobil dinas KONI Kota Tangerang tertangkap basah tengah terparkir di tempat hiburan malam, Jumat (12/5/2023) dinihari.
Mobil dinas KONI Kota Tangerang tertangkap basah tengah terparkir di tempat hiburan malam, Jumat (12/5/2023) dinihari. (Istimewa)

 

"Abis dijemput, mereka dibawa lagi ke hotel yang sudah ditentukan panitia yang ada di Jalan Kyai Hasyim Ashari, Cipondoh," imbuhnya.

Arsani juga membantah, terkait adanya wanita yang diduga penghibur dibawa menggunakan mobil dinas KONI Kota Tangerang tersebut.

"Enggak ada (penumpang wanita diduga penghibur)," ucap Arsani Maidi.

Diberitakan sebelumnya, mobil dinas KONI Kota Tangerang tertangkap basah tengah terparkir di tempat hiburan malam, Jumat (12/5/2023) dinihari.

Berdasarkan video yang diterima Tribuntangerang.com kendaraan operasional milik KONI Kota Tangerang jenis Toyota Innova warna silver terpasang stiker berwarna biru kuning dan logo KONI Kota Tangerang di kaca bagian belakang mobil.

Mobil yang tidak dipasang pelat nomor dinas tersebut terparkir di depan tempat hiburan malam TRENZ Executive Club Karaoke & Lounge di kawasan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Saksi mata, Marsel (28) mengatakan, mobil dinas KONI Kota Tangerang tersebut telah terparkir selama lima jam.

"Mobil KONI Kota Tangerang itu dibawa ke tempat hiburan malam di kawasan Gading Serpong sejak Kamis (12/5/2023) malam sampai dinihari tadi, kurang lebih lima jam mobil itu terparkir," ujar Marsel saat diwawancarai.

Lebih lanjut Marsel mengatakan, sekira pukul 03.00 WIB dinihari, oknum KONI Kota Tangerang yang membawa mobil dinas tersebut keluar dari tempat hiburan.

Selanjutnya, terdapat tiga orang laki-laki dan dua orang wanita yang diduga penghibur yang menaiki mobil yang merupakan aset milik Pemerintah Kota Tangerang itu.

Menurutnya, seluruh pria dan wanita yang menaiki mobil dinas KONI Kota Tangerang tersebut tengah dalam kondisi mabuk.

Kendati demikian, ia tidak mengetahui siapa saja pihak yang menggunakan mobil dinas tersebut di luar jam kerja dan tidak pada peruntukannya.

"Jadi sekira pukul 03.00 WIB pihak yang membawa mobil dinas itu keluar dari tempat hiburan dalam kondisi mabuk, mereka berjumlah lima orang," kata dia.

"Lima orang itu terdiri dari tiga orang pria dan dua orang wanita dengan pakaian terbuka dan salah satu dari tiga pria itu bertindak sebagai supir," ungkapnya.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa pihak yang menyalahgunakan mobil dinas KONI Kota Tangerang itu ke tempat yang tidak pantas.

Menurut Marsel, dirinya akan melaporkan hal yang dilihatnya itu ke Pemerintah Kota Tangerang.

Pasanya, tindakan mencopot nomor polisi kendaraan dinas tersebut memiliki unsur akan penyalahgunaan mobil dinas tersebut bukan baru kali ini terjadi.

"Saya akan melakukan laporan pengaduan ke Pemerintah Kota Tangerang, agar (seluruh jajaran) KONI Kota Tangerang direshufle," ucapnya.

"Karena dengan ini terlihat mobil dinas tersebut sering digunakan ke tempat yang tidak layak di luar peruntukannya, seperti tempat hiburan malam dan tentunya ini merugikan masyarakat," jelas Marsel. (m28)

 

 

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved