Rabu, 22 April 2026

Mayat 2 Pria di Parit Gegerkan Medan, Diduga Terkait Mobil Ringsek yang Ditinggal Pengemudinya

Penemuan mayat dua pria di saluran air dekat kantor Kejati menggegerkan Kota Medan, Sumatra Utara, Jumat (30/6/2023) pagi.

|
Editor: Ign Prayoga
Tribun Medan/Fredy Santoso
Mobil Toyota Avanza warna hitam yang ditemukan di Jalan AH Nasution, Medan, Jumat (30/6/2023). Mobil tersebut ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan mayat dua pria di dalam parit. 

TRIBUNTANGERANG.COM, MEDAN - Penemuan mayat dua pria di saluran air menggegerkan Kota Medan, Sumatra Utara.

Kedua mayat tersebut ditemukan di saluran air Jalan AH Nasution, tak jauh dari kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara, Jumat (30/6/2023) pagi.

Kedua mayat tersebut terpisah pada jarak kurang lebih 3 meter.

Mayat tersebut ditemukan oleh istri korban, sekitar pukul 06.00 WIB.

Mawardi, warga di lokasi kejadian mengatakan, pagi itu seorang wanita warga setempat hendak mengambil air.

Wanita itu terkejut ketika melihat mayat di saluran air. Dia lalu memanggil warga.

Setelah diperiksa salah satu mayat ternyata suami si wanita yang hendak mengambil air.

Mawardi mengatakan, ada sejumlah barang berserakan di lokasi dekat saluran air tersebut.

Selain itu, sekitar 10 meter dari lokasi penemuan mayat ada mobil Toyota Avanza nopol BB 1338 QA yang ditinggalkan oleh pengemudinya.

Mobil itu dalam kondisi rusak seperti bekas tabrakan atau menabrak sesuatu.

Ada beberapa bagian yang ringsek pada sisi kiri mobil tersebut, di antaranya bagian depan dan kedua pintu.

Ban depan kiri pecah, ban kanan juga pecah dan peleknya penyok.

Bentuk kerusakan lainnya adalah kaca samping belakang juga pecah.

Sekitar pukul 09.00 WIB, mayat-mayat tersebut dievakuasi. Lokasi itu juga dipasangi garis polisi.

Menurut informasi, dua pria yang ditemukan tewas di dalam parit merupakan warga Karang Sari, Kecamatan Medan Polonia.

Pria Misterius Menitipkan Mobil 

Dua mayat yang ditemukan di saluran air, diduga ada kaitannya dengan Toyota Avanza warna hitam nopol BB 1338 QA yang diparkir di dekat kantor Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) di Jalan AH Nasution, Kota Medan.

Mobil tersebut dalam kondisi ringsek seperti bekas tabrakan atau menabrak sesuatu.

Seorang pria sempat menemui Samuel, petugas keamanan BSIP, Jumat sekitar pukul 01.30 WIB.

Pria itu menyatakan bahwa dia hendak meninggalkan mobil Avanza yang ringsek tersebut.

"Habis itu dia dijemput," kata Samuel.

Samuel tak menjelaskan apakah dia mendengar suara benturan kendaraan atau tidak.

Namun, ada dugaan mobil tersebut menabrak sebuah pohon di pinggir Jalan AH Nasution. Pohon tersebut berjarak kurang lebih 10 meter dari lokasi penemuan mayat dua pria di saluran air.

Samuel juga mengaku tidak tahu ada dua mayat mengambang di saluran air dekat tempatnya berjaga.

Dia juga tidak mengetahui apakah kedua mayat itu merupaka korban tabrak lari. (cr25/tribun-medan.com)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com   

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved