Minggu, 26 April 2026

Penyebab Kematian Puluhan Kucing di Sunter Belum Terpecahkan,

Kasus puluhan kucing peliharaan warga mati secara mendadak, diteliti oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri | Editor: Ign Prayoga
TribunTangerang.com/Fitriyandi Al Fajri
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Suharini Eliawati di DPRD DKI Jakarta, Rabu (12/7/2023). 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Puluhan kucing peliharaan warga, mati secara mendadak dalam waktu yang berdekatan.

Fenomena tersebut terjadi di Sunter, Jakarta Utara, dalam kurun dua pekan terakhir.

Kasus ini diteliti oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta.

Kepala Dinas KPKP Suharini Eliawati menyatakan, kematian puluhan kucing dalam waktu yang berdekatan merupakan kasus pertama di Jakarta. 

"Kejadian ini rasa rasanya baru kali ini," kata Suharini, Rabu (12/7/2023).

Suharini mengatakan, Suku Dinas KPKP DKI Jakarta Utara telah meninjau lokasi sesuai laporan masyarakat.

Kematian 21 kucing secara mendadak di Sunter terjadi antara 6 Juli sampai 11 Juli 2023.

"Jumlah totalnya kurang lebih 21 ekor, kemarin ada ditemukan satu, nah itu yang kami bawa ke Pusat Pelayanan Kesehatan Hewan atau Puspelkeswan," ujarnya.

Petugas tidak mendapati busa pada mulut hewan tersebut. Kemunculan busa pada bagian mulut bisa menjadi indikasi hewan tersebut mengalami keracunan. 

Bangkai kucing dibawa ke Puspelkeswan untuk didalami penyebab kematiannya. Petugas terkait akan meneliti sisa air kencing hewan tersebut.

"Saat ini mohon bersabar, mudah-mudahan segera keluar hasilnya. Kami lakukan pemeriksaan mikroskopis dan patologi anatomi,” imbuhnya.

Suharini menambahkan, dibutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk mengetahui hasil pemeriksaan tersebut.

Dia berjanji, akan menyampaikan hasilnya kepada publik untuk menjawab keresahan masyarakat.

"Sesegera mungkin kalau sudah ada hasilnya saya akan bagikan kembali," katanya. "Mudah-mudahan Kamis atau Jumat ya," imbuhnya.

Suharini enggan merespons dugaan kucing-kucing itu mati karena diracun oleh pihak tertentu.

Diberitakan sebelumnya, puluhan kucing peliharaan warga mati misterius di wilayah RW 05 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Video yang diterima redaksi memperlihatkan, kucing-kucing tersebut mengalami kejang-kejang saat meregang nyawa.

Menurut Ketua RW 05 Sunter Agung, Nurus Shobah, fenomena puluhan kucing mati misterius tersebut sudah terjadi selama dua pekan.

Hingga kemarin, setidaknya ada 22 kucing yang mati mendadak di wilayah Sunter Agung. (faf)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved