Sabtu, 18 April 2026

Ciledug Jadi Wilayah dengan Indeks Kerawanan Pemilu Tertinggi di Kota Tangerang

Kecamatan Ciledug terpetakan sebagai wilayah tertinggi dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Kota Tangerang, Banten.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Ign Prayoga
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang, Komarrulloh, 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Kecamatan Ciledug menjadi wilayah tertinggi dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) di Kota Tangerang, Banten.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang, Komarrulloh mengatakan, tingginya IKP di wilayah Ciledug ditemukan saat pihaknya melakukan pemetaan potensi kerawanan pelanggaran Pemilu 2024.

"Kami melakukan pemetaan potensi kerawanan pelanggaran saat Pemilu 2024 dan Kecamatan Ciledug menjadi salah satu wilayah yang tertinggi masuk dalam IKP di Kota Tangerang," ujar Komarrulloh, Rabu (23/8/2023).

Dari 13 kecamatan di Kota Tangerang, terdapat empat kecamatan lain yang masuk ke dalam Indeks Kerawanan Pemilu 2024.

Tiga kecamatan lain setelah Ciledug adalah Kecamatan Batu Ceper, Kecamatan Benda, serta Kecamatan Neglasari.

Komarrulloh menjelaskan, berdasarkan memetakan wilayah tersebut dilihat dari empat kerawanan terjadinya potensi pelanggaran di Kota Tangerang.

"Kita telah petakan dari 13 kecamatan yang ada di Kota Tangerang, selain Ciledug ada Batuceper, Benda dan Neglasari," kata dia.

"Empat wilayah itu berpotensi terjadi kerawanan pemilu, seperti money politik, sara, hoaks dan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN,)" imbuhnya.

Menyikapi hal tersebut, Bawaslu Kota Tangerang tengah berupaya melakukan berbagai langkah pencegahan.

Mulai dari memberikan edukasi terkait money politik, hingga menggencarkan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahayanya kerawanan pelanggaran tersebut.

"Selain itu, kami juga memberikan edukasi terkait money politik, agar jangan sampai itu terjadi, kami juga menguatkan setiap panwascam serta maksimalkan juga tokoh masyarakat dan tokoh pemuda," tuturnya.

"Kami merangkul semua elemen masyarakat dalam mengantisipasi hal ini, agar ke depannya kerawanan tersebut dapat diantisipasi," kata Komarrulloh. (m28)

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved