Jumat, 5 Juni 2026

KA Feeder Tabrak Mobil Hingga 2 Orang Tewas, KCIC Minta Maaf ke Penumpang Whoosh

Sebuah mobil Daihatsu Sigra tertabrak KA feeder kereta cepat Bandung-Jakarta Whoosh di Ngamprah, Kab. Bandung Barat, Kamis (14/12/2023).

Tayang:
Penulis: Budi Sam Law Malau | Editor: Ign Prayoga
TribunJabar/Hilman Kamaludin
KA feeder kereta cepat Whoosh menghantam mobil Sigra di Ngamprah, Bandung Barat, Kamis (14/12/2023). Kecelakaan ini menewaskan 2 orang dan 4 orang lainnya mengalami luka-luka. 

TRIBUNTANGERANG.COM, BANDUNG - Kecelakaan maut terjadi Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, Kamis (14/12/2023).

Sebuah mobil Daihatsu Sigra tertabrak KA feeder kereta cepat Bandung-Jakarta Whoosh.

Kecelakaan ini merenggut nyawa dua penumpang Sigra. Sedanngkan empat orang lainnya terluka.

Insiden yang dialami Daihatsu Sigra nopol D 1859 AJY berisi 6 orang ini terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Kampung Sumur Bor, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah.

Pantauan di lokasi, mobil berwarna abu-abu itu terseret feeder Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) hingga sejauh kurang lebih 100 meter ke arah timur dari pintu perlintasan atau titik tabrakan.

Kerasnya benturan terlihat dari kondisi mobil yang ringsek parah pada sisi kanan.

Seorang saksi mata, Dede Suhendar (40), mengaku menyaksikan detik-detik minibus hancur tertabrak kereta.

"Kejadiannya sekitar jam 13.00 WIB. Kereta feeder melaju dari stasiun Padalarang menuju Bandung sementara mobil hendak melintasi rel kereta dari Ngamprah menuju jalan raya," kata Dede.

Menurut Dede, mobil Sigra melaju pelan menuju perlintasan.

Saat mobil Sigra semakin dekat ke perlintasan, Dede memberi tanda kepada pengemudi Sigra.

Menggunakan tangannya, Dede memberi tanda bahwa kereta berkecepatan tinggi hendak melintas.

"Tetapi saat saya memberi kode pengemudinya malah senyum. Disangkanya menyapa mungkin. Hingga kemudian mobil melaju pas kereta melintas," sebut Dede.

Minibus yang berisi 6 penumpang itu kemudian terseret kereta hingga jarak cukup jauh.

Penumpang yang terjebak di dalam mobil pun tak sempat menyelamatkan diri.

"Dua anak kayanya meninggal. Korban-korban yang lainnya yang masih hidup langsung dibawa ke rumah sakit. Mobilnya juga sudah di evakuasi dari badan rel kereta," paparnya.

Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono mengatakan, petugas kepolisian dibantu masyarakat melakukan evakuasi korban dan menyingkirkan kendaraan dari badan rel.

"Hingga saat ini, informasi awal ada 6 penumpang yang terdapat di dalam mobil. Semuanya sudah dievakuasi, dibawa ke rumah sakit untuk dipastikan kondisinya," ujar Aldi.

Sementara itu, Ayep Hanapi, Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung mengimbau masyarakat disiplin saat melintasi perlintasan sebidang.

"PT KAI Daop 2 Bandung mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama menaati rambu-rambu yang ada serta lebih waspada saat akan melintasi perlintasan sebidang kereta api," ucap Ayep.

Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 menyatakan pada perpotongan sebidang antara jalur kereta api dan jalan, pemakai jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api.

KCIC Buka Suara

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) buka suara soal kecelakaan yang melibatkan KA Feeder kereta cepat Whoosh dan sebuah mobil.

KCIC meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami 214 penumpang.

"KCIC memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan 214 penumpang KA Feeder Kereta Cepat tujuan Padalarang yang perjalanannya terganggu akibat adanya mobil yang menabrak KA Feeder tujuan Bandung di petak jalan antara Padalarang dan Cimahi sekitar pukul 13.00," kata Corporate Secretary KCIC, Eva Khairunnisa, Kamis (14/12/2023).

Akibat kejadian ini, Eva menyebut KA Feeder yang dijadwalkan tiba di Stasiun Padalarang pukul 13.01 WIB mengalami keterlambatan.

Ini disebabkan karena KA Feeder harus menunggu di Stasiun Cimahi untuk memastikan jalur kembali aman.

"Pukul 13.33 WIB proses evakuasi mobil selesai dan KA Feeder kembali diberangkatkan dari Stasiun Cimahi pukul 13.42 WIB, selanjutnya tiba di Stasiun Padalarang sekitar pukul 13.55 WIB," jelasnya.

Untuk layanan pada 214 penumpang Kereta Cepat Whoosh yang sebelumnya menggunakan KA G1232 keberangkatan Padalarang pukul 13.19 WIB, dialihkan ke perjalanan KA selanjutnya yaitu KA G1234 keberangkatan Padalarang pukul 14.17 WIB.

Adapun seluruh penanganan penumpang dapat terlayani dengan baik dan lancar. Guna memberikan kenyamanan saat menunggu jadwal perjalanan kereta cepat selanjutnya, sebut Eva, para penumpang tersebut diberikan service recovery berupa makanan dan minuman.

"KCIC akan terus berkoordinasi dengan KAI untuk menghadirkan layanan Kereta Cepat Whoosh dan KA feeder yang terintegrasi dengan baik," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

 

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved