Rabu, 8 April 2026

Dinas Perhubungan Tutup Sementara Putaran Goblok yang Viral di Tangsel

Dinas perhubungan dan Satlantas Polres Tangerang Selatan menutup sementara U-turn Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Sabtu (20/1/2024).

tribuntangerang.com/Raf
Dinas perhubungan dan Satlantas Polres Tangerang Selatan menutup sementara U-turn viral di Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Sabtu (20/1/2024). 

Laporan Reporter TRIBUNTANGERANG.COM, Rafsanzani Simanjorang

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Dinas perhubungan dan Satlantas Polres Tangerang Selatan menutup sementara U-turn viral di Rawa Buntu, Kecamatan Serpong, Sabtu (20/1/2024).

Sejumlah barrier lalu ditempatkan petugas guna menutup akses masuk U-turn.

Putaran balik (U-turn) Rawa Buntu ini sempat viral karena diduga tangan jahil memberi nama putaran tersebut dengan nama putaran goblok.

H. Ika selaku sekretaris dinas perhubungan Kota Tangerang Selatan mengatakan penutupan sementara dilakukan dari hasil keputusan rapat yang dilakukan Jumat (19/1/2024) kemarin.

"Kami memutuskan untuk menutup sementara U-turn yang ada di Rawa Buntu ini," katanya.

Baca juga: Putaran Goblok Dekat Delatinos Ternyata Dibangun Pengembang Perumahan, Dishub Tangsel Melunak

Penutupan dikarenakan pengembang yang membangun U-turn belum mampu memenuhi beberapa fasilitas yang diperlukan di sekitar putaran berdasarkan hasil rekomendasi kajian.

Sejumlah fasilitas yang mestinya terpasang di sekitar area putaran diantaranya, rambu-rambu dan pemasangan delineator atau pemisah jalan.

“Kendaraan yang berputar ini bukan diprioritaskan ke arah stasiun, melainkan sebenarnya menuju ke bukaan tol arah BSD,” ucapnya.

Baca juga: Viral Sebutan Putaran Goblok di Rawa Buntu, Ini Tanggapan Dishub Tangsel

Selain itu, pihaknya juga menutup akses tangga jalan alternatif menuju Stasiun Rawa Buntu yang tepat berada di atas jembatan rel kereta.

Adanya akses jalan tersebut membuat banyak kendaraan melakukan pengangkutan dan penurunan penumpang sehingga menyebabkan lalu lintas tersendat.

Bahkan kendaraan kerap menggunakan satu jalur untuk parkir.

“Sementara ini drop out penumpang dilaksanakan di jalan yang saat ini sudah eksisting ada, jadi semua kendaraan harus ke bawah stasiun,” tutur Ika.

Dengan begitu, pengendara nantinya diharapkan tidak memarkirkan kendaraannya di bahu jalan.(raf)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved