Sosok Rosan Roeslani, Ketua TKN yang Viral Karena Difitnah Terkait Pergantian Kekuasaan

Keterlibatan Rosan Roeslani sebagai ketua tim kampanye Prabowo-Gibran menandai langkah baru dalam kariernya.

Editor: Ign Prayoga
TRIBUNJABAR.ID/NAZMI ABDURAHMAN
Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM), Rosan Roeslani, bersama Prabowo Subianto. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Masa kampanye terbuka telah selesai.

Para capres dan tim kampanyenya kini fokus ke hari pemungutan suara, 14 Februari 2024.

Hal ini juga dilalui oleh Rosan Perkasa Roeslani, tokoh penting dalam dunia bisnis Indonesia, yang menjabat sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju.

Koalisi ini mendukung duet Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka untuk pemilihan presiden dan wakil presiden.

Rosan Roeslani memiliki pengalaman panjang di dunia bisnis.

Rosan juga memiliki peranan signifikan sebagai Wakil Menteri BUMN dan juga menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Amerika Serikat.

Lahir di Jakarta pada akhir Desember 1968 dan tercatat sebagai alumni Oklahoma State University, Rosan telah membangun karier yang impresif, tidak hanya dalam bisnis dan keuangan tetapi juga dalam politik dan diplomasi.

Karier Rosan di dunia bisnis dimulai dengan pendirian PT Republik Indonesia Funding bersama Sandiaga Uno, yang berkembang menjadi entitas finansial besar, Recapital.

Berkat pengalamannya yang luas, ia diangkat menjadi posisi-posisi penting di berbagai perusahaan dan organisasi, termasuk Kadin Indonesia dan BANI.

Rosan juga dikenal karena kontribusi cemerlangnya di bidang olahraga, termasuk sebagai Ketua Misi Kontingen Indonesia untuk Olimpiade Tokyo 2020.

Dari awal kariernya hingga saat ini, Rosan telah menerima berbagai penghargaan yang mengakui kontribusinya dalam ekonomi, bisnis, dan olahraga, termasuk penghargaan dari Pemerintah Belgia dan Henry G Bennett Distinguished Fellow Award.

Rosan, yang pernah dianggap sebagai salah satu orang terkaya Indonesia oleh Forbes, menunjukkan dedikasi yang kuat terhadap pembangunan bangsa dan negara.

Kontribusi Rosan di berbagai bidang, dari bisnis hingga politik dan olahraga, menegaskan peran pentingnya dalam mendorong kemajuan Indonesia.

Keterlibatannya dalam pemilihan presiden mendatang sebagai ketua tim kampanye menandai langkah selanjutnya dalam karier yang telah penuh dengan pencapaian dan dedikasi terhadap pembangunan nasional.

Di tengah karier politiknya, Rosan mendapat sorotan terkait klaim dari analis militer Connie Rahakundini Bakrie bahwa Prabowo Subianto hanya akan memimpin selama dua tahun, setelah itu digantikan oleh Gibran Rakabuming Raka.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved