Jokowi DIkabarkan Gabung Golkar, Jusuf Kalla Beri Respons: Boleh Saja Asal Tidak Jadi Ketua

Isu Jokowi merapat ke Partai Golkar ditanggapi oleh tokoh senior Golkar yang juga mantan Ketua Golkar, Jusuf Kalla (JK).

Penulis: Junianto Hamonangan | Editor: Ign Prayoga
Tangkapan video youtube kompastv
Jusuf Kalla, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Indonesia mengatakan utang luar negeri Indonesia menembus angka terbesar dalam sejarah republk ini berdiri. Menurutnya, pemerintah era Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus membayar setahun sebesar lebih dari Rp1.000 triliun. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Belakangan ini merebak kabar Presiden Joko Widodo akan bergabung ke Partai Golkar.

Isu Jokowi merapat ke Partai Golkar ditanggapi oleh tokoh senior Golkar, Jusuf Kalla (JK).

Jusuf Kalla menegaskan, Partai Golkar selalu terbuka bagi siapapun yang ingin bergabung dan menjadi kader.

Termasuk untuk Jokowi jika benar-benar bergabung menjadi anggota partai.

"Ya, semua orang bisa bergabung ke Golkar tapi dengan syarat-syarat. Bergabung saja boleh, apa yang tidak boleh," kata JK saat ditemui usai acara Pembukaan Muktamar Dewan Masjid Indonesia (DMI), di Kawasan Senayan, Jakarta, Jumat (1/3/2024).

Menurut Jusuf Kalla, jika Jokowi benar-benar bergabung maka tidak bisa langsung menjadi Ketua Umum Partai Golkar.

Karena menurutnya ada mekanisme yang harus ditempuh sesuai aturan partai.

Salah satunya, tambah JK, memilki lama waktu bergabung minimal 5 tahun.

Bahkan JK memberikan isyarat Jokowi tidak bisa langsung menempati kursi pimpinan Partai Golkar, bila bergabung.

"Tapi kalau untuk jadi pengurus ada aturannya. Kalau untuk jadi ketua atau jadi apa, minimum 5 tahun harus punya pengurus," ujar JK.

Sebelumnya Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto merespons soal penampilan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang mengenakan dasi kuning saat hendak kunjungan kerja ke Jepang.

Pemakaian dasi kuning oleh Jokowi ini dikaitkan dengan kedekatannya bersama Partai Golkar.

Bahkan, Jokowi juga mengaku nyaman dengan partai berlogo pohon beringin itu.

Airlangga menyatakan, bentuk nyamannya Jokowi makin menegaskan kalau Partai Golkar terbuka bagi siapapun termasuk Jokowi.

"Ya kalau dari berangkat pakai dasi kuning, pulang, nyaman, nah tentu kita terbuka dengan pak Jokowi untuk ikut," kata Airlangga kepada awak media saat ditemui di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (20/12/2023).

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved