Idul Fitri

Malam Takbiran di Kutuk Bakal Heboh, Warga Pasang Lakban untuk Selamatkan Kaca Jendela Rumah Mereka

Melakban kaca rumah jadi kesibukan warga Desa Kutuk, Kabupaten Kudus, Jateng, menjelang malam takbiran.

Editor: Ign Prayoga
TRIBUNJATENG.COM/Rezanda Akbar D
Revan Warga Desa Kutuk Undaan Kudus saat melakban jendela rumah warga untuk antisipasi agar tidak pecah saat pawai sound horeg. 

TRIBUNTANGERANG.COM,KUDUS - Menjelang malam takbiran, warga Desa Kutuk, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Jateng, memiliki pekerjaan rumah baru.

Mereka kompak memasang lakban pada kaca jendela rumah masing-masing.

Melakban kaca jendela bukanlan tradisi warisan leluhur mereka.

Kebiasaan unik melakban jendela ini muncul dalam beberapa tahun terakhir.

Tindakan ini muncul sejak warga mulai memiliki kebiasaan mendatangkan truk sound horeg untuk meramaikan malam takbiran.

Truk sound horeg adalah truk yang mengangkut seperangkat sound system berdaya sangat besar. 

Perangkat sound system itu digunakan untuk memutar lagu-lagu yang sedang viral termasuk musik goyang pargoy.

Tak hanya diparkir di satu tempat, truk sound horeg diarak keliling kampung. 

Dahsyatnya suara yang keluar dari sound horeg bisa memecahkan kaca rumah. Untuk mengantisipasinya, warga pun memasang lakban di kaca rumah mereka. 

Beberapa truk sound horeg yang sudah terparkir di beberapa gang Desa Kutuk Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Sound horeg akan digunakan pada saat malam takbir untuk memeriahkan acara
Truk sound horeg yang sudah terparkir di beberapa gang Desa Kutuk Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus. Sound horeg akan digunakan pada saat malam takbir untuk memeriahkan acara (Rezanda Akbar)

Salah satu warga yang memasang lakban di kaca rumahnya adalah Revan.

"Dilakbani biar tidak pecah saat horeg pas takbiran. Buat antisipasi aja supaya tidak pecah," ucap Revan, Senin (8/4/2024).

Revan menambahkan bahwa lakban-lakban tersebut sudah disediakan oleh para panitia.

Revan mengatakan kemeriahan sound horeg ini sudah belangsung selama beberapa tahun terakhir.

Pantauan di lokasi, sudah banyak warga yang melindungi kaca rumahnya menggunakan lakban.

Nantinya sound horeg akan dikumpulkan di lapangan Desa Kutuk pada saat malam takbir. Untuk saat ini, diperkirakan sebanyak 20 sound horeg ikut memeriahkan malam takbir.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved