Sabtu, 11 April 2026

Penumpang Ojek Online Sepi saat Idulfitri 1445 H, Sarkum Perterbal Kesabaran

Mudik yang dilakukan sebagian warga Tangerang memberikan nampak negatif bagi driver ojek online.

Penulis: | Editor: Ign Prayoga
TribunTangerang.com/Joseph Wesly
Sarkum, driver Gojek saat ditemui di Perumahan Bintaro Jaya, Tangsel, Jumat (12/4/2024). 

Laporan Kontributor TribunTangerang, Joseph Wesly

TRIBUNTANGERANG, TANGSEL - Libur Idulfitri 2024 dimanfaatkan warga Tangsel untuk berlibur dan meninggalkan Kota Tangsel.

Warga Tangsel berbondong-bondong meninggalkan perantuan untuk bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman.

Aktivitas mudik yang dilakukan sebagian warga Tangerang memberikan nampak negatif bagi driver ojek online.

Driver Gojek, Sarkum mengaku penghasilannya merosot dratis saat momen lebaran.

Dia mengatakan, aktivitas mudik warga Tangerang saat berpengaruh terhadap pendapatannya sehari-hari.

"Penghasilan pasti merosot karena warga masih pada mudik lebaran sehingga orderan juga berkurang," katanya saat ditemui di kawasan Perumahan Bintaro Jaya, Tangsel, , Jumat (12/4/2024).

Warga Karanglewas, Kabupaten Banyumas ini mengaku biasanya bisa mengantongi rata-rata Rp 100 ribu per hari selama Ramadan.

"Itu masih penghasilan kotor lho. Bukan bersih," katanya.

Namun pendapatannya merosot hingga setengahnya saat momen Idulfiri.

"Paling banyak lima orderan. Biasanya sih orderan makanan. Jarang orderan orang," katanya.

Meski penghasilanya menurun, Sarkum tidak berkecil hati. Menurut dia, kuncinya adalah bersabar.

"Banyak-banyakin sabar aja. Sebentar lagi juga kondisi kembali normal," katanya.

Sarkum mengaku tidak mudik ke kampung halaman karena sang istri tengah menjalani perawatan di rumah.

"Istri sedang sakit. Jadi saya tidak pulang kampung," katanya pria murah senyum ini.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved