Seorang Siswi SMA Sukabumi Meninggal saat Ikut Tes Paskibraka di GOR Palabuhanratu

Seorang siswi SMAN 1 Cisaat, Sukabumi, Jabar meninggal dunia di tengah proses seleksi Paskibraka

Editor: Ign Prayoga
TRIBUNJABAR.ID/M RIZAL JALALUDIN
Suasana di rumah duka siswi SMAN 1 Cisaat di Jalan Cibentang RT 10 RW 05, Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh, warga berdatangan melayat, Jumat (19/4/2024). Kayla Nur Syifa, siswi Kelas 10 SMAN 1 Cisaat meninggal saat mengikuti seleksi Paskibraka tingkat Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (19/4/2024). 

TRIBUNTANGERANG.COM, SUKABUMI - Awan kelabu memayungi SMAN 1 Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Seorang siswi SMAN 1 Cisaat, Kayla Nur Syifa (16) meninggal dunia di tengah proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/4/2024).

Diselenggarakan di GOR Palabuhanratu, tes seleksi paskibra ini menjadi tanggung jawab Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sukabumi.

Tes seleksi ini dikuti puluhan siswa dan siswi SMA se-Kabupaten Sukabumi. Salah satunya adalah Kayla, warga Desa Cibentang, Kecamatan Gunungguruh.

Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan (Wasbang) Baskesbangpol Kabupaten, Anzar Kusnandar mengatakan, kayla sempat mengikuti tes seleksi paskibra sejak Rabu (17/4/2024).

Tes berlanjut di hari Kamis (18/4) dan para peserta akan diinapkan di GOR Palabuhanratu sampai Jumat (19/4/2024) pagi.

Agenda tes di GOR Palabuhanratu adalah mengukur kemampuan baris berbaris (PBB) dan tes kesamaptaan.

Kayla termasuk peserta tes yang mulai menjalani lari pada Kamis sore.

"Beliau (Almarhumah) masuk sesi pertama, lari selama 12 menit sebanyak 7 putaran dengan jarak tempuh 2 kilometer," ujar Anzar kepada Tribunjabar.id di rumah duka di Cibentang.

Usai lari selama 12 menit, tiba-tiba Kayla jatuh pingsan.

"Saat pendinginan, mau istirahat, dia sempat berhenti dan diam, lalu pingsan," kata Anzar.

Tim panitia segera memberikan penanganan pertama.

"Kita bawa ke tribun untuk penanganan pertama. Ternyata kejang-kejang dan mengeluatkan busa, mata mulai berbalik, dan nadi sulit diraba," kata Anzar.

Kayla kemudian dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu.

Pada saat diperiksa oleh dokter, kondisi Kayla semakin melemah hingga akhirnya dinyatakan meninggal.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved