Haji
Garuda Indonesia Tujuan Makassar-Madinah Terbakar, Direktur Utama Garuda Angkat Bicara
Merespons kebakaran itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra membeberkan kronologi kebakaran Garuda Indonesia.
TRIBUN TANGERANG.COM, MAKASSAR- Garuda Indonesia tujuan Makkasar-Madinah terbakar sesaat akan lepas landas. Peristiwa kebakaran ini menimpa Garuda Indonesia GA-1105 yang mengangkut rombongan calon jemaah haji asal embarkasi Makassar Kloter 5.
Mesin pesawat yang berada di sayap bagian kanan terbakar sesaat sebelum lepas landas. Kebakaran membuat pesawat yang sempat mengudara 45 menit kembali ke turun.
Merespons kebakaran itu, Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra membeberkan kronologi kebakaran Garuda Indonesia.
Kata Irfan, penerbangan GA-1105 diberangkatkan dari Bandara Sultan Hasanuddin pada pukul 15.30 Wita dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdulaziz, Madinah pada pukul 21.10 waktu setempat.
Baca juga: Garuda Terbakar, Handayani Sebut Mendengar Suara Ledakan saat Pesawat Lepas Landas
Namun sesaat setelah lepas landas, tiba-tiba salah satu mesin pesawat memercikan api. Pilot pun langsung mengambil keputusan untuk kembali ke bandara asal karena mempertimbangkan kondisi kendala mesin pesawat yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
"Atas kondisi itu, engine pesawat diharuskan menjalani prosedur pengecekan secara menyeluruh sebagai bagian dari upaya memastikan kesiapan armada untuk dapat kembali beroperasi," dalam pernyataannya, Rabu (15/5/2024). Pada pukul 17.15 Wita pesawat mendarat dengan selamat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar.
Seluruh penumpang pesawat tiba di bandara dalam keadaan selamat dan baik. Irfan menyatakan, para penumpang akan kembali diberangkatkan secepatnya mengacu pada kesiapan pesawat pengganti.
Baca juga: Kementerian Agama Beri Teguran Keras Garuda Indonesia Usai Mesin Pesawat Terbakar di Udara
"Hingga pernyataan ini disampaikan, seluruh penumpang tengah diarahkan kembali menuju asrama untuk menunggu kesiapan pesawat pengganti," ucapnya.
Adapun proses pendampingan jemaah menuju asrama turut melibatkan stakeholder kebandarudaraan terkait guna memastikan aspek keselamatan dan kenyamanan para penumpang terjaga dengan baik.
Penerbangan tersebut mengangkut sedikitnya 450 penumpang, yang merupakan rombongan calon jemaah haji asal embarkasi Makassar serta 18 awak pesawat.
"Garuda Indonesia tengah melakukan koordinasi intensif kepada pihak-pihak terkait guna memastikan tindak lanjut penanganan jamaah untuk dapat kembali melanjutkan perjalanan," tuturnya.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
| Kemenhaj Jadikan Asrama Haji Cipondoh Percontohan Nasional Layanan One-stop Services |
|
|---|
| Diresmikan Dahnil Anzar, Grand El Hajj Cipondoh Mulai Beroperasi Jadi Embarkasi Haji 2026 |
|
|---|
| Inspektorat Kemenhaj Turun Langsung Pantau Kesiapan Haji 2026 di Banten |
|
|---|
| Ini Syarat Pendaftaran Petugas Haji 2026 yang Dibuka Mulai 8 Desember 2025 |
|
|---|
| Abdul Muhaimin Minta KPK Segera Tetapkan Tersangka di Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Direktur-Utama-Garuda-Indonesia-Irfan-Setiaputra-kanan-melakukan-pemeriksaan-area-pesawat.jpg)