Senin, 13 April 2026

Aksi Kriminal

Seorang Ayah Tega Cekik Bayinya yang Berusia 8 Bulan, Alasannya Bikin Geram

Pria tersebut MN (20) mengaku tega mencekik sang anak yang berusia delapan bulan karena stress akibat memiliki masalah.

Editor: Joseph Wesly
shutterstock
Ilustrasi bayi menangis. 

TRIBUN TANGERANG.COM, PROBOLONGGO- Seorang ayah tega mencekik banyinya yang berusia delapan bulan.

Pria tersebut MN (20) mengaku tega mencekik sang anak yang berusia delapan bulan karena stress akibat memiliki masalah.

Hal itu disampaikan Kepala Seksi Humas Polres Probolinggo Inspektur Polisi Satu Merdhania Pravita, Kamis (30/5/2024).

"Benar. Sang ayah sudah ditangkap oleh polisi," kata Pravita.

Pravita menjelaskan, anggota unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo mengamankan pelaku yang merupakan warga Nguling, Kabupaten Pasuruan.

Dia melakukan penganiayaan terhadap anaknya pada Kamis (23/5/2024), di Dusun Langgaran, Desa Kalisalam, Dringu, Kabupaten Probolinggo.

"MN diamankan anggota unit PPA saat melintas di Jalan MT Haryono, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo," kata Pravita. Menurut Pravita, setelah menganiaya anaknya, pelaku langsung kabur ke rumahnya di Nguling, Pasuruan.

"Pelaku mengaku bahwa penganiayaan tersebut terjadi karena dirinya khilaf lantaran banyak pikiran serta kesal terhadap anaknya yang menangis," jelas Pravita dikutip dari kompas.com

sebelum mencekik dan menganiaya anaknya, pelaku pusing sehingga susah tidur, ditambah lagi anaknya sedang menangis sehingga ia langsung memukul anaknya sebanyak dua kali kemudian mencekiknya.

Saat ini pelaku sedang menjalani pemeriksaan di Ruang Unit PPA Satreskrim Polres Probolinggo.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved