Wujudkan Indonesia Emas 2045, Universitas di Tangerang Perkuat Ekosistem Transfer Teknologi

Kolaborasi Quad Helix antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat menjadi penting untuk mempercepat penciptaan, diseminasi

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
TribunTangerang/Gilbert Sem Sandro
Forum Quad Helix digelar di Kampus Bina Nusantara, Alam Sutra, Kota Tangerang, Banten, Rabu (6/11/2024). 
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG- Seiring dengan pesatnya perkembangan dunia digitalisasi, generasi muda penerus bangsa perlu memiliki bekal yang cukup agar dapat mengikuti perkembangan zaman.
Sebagai wilayah yang mengusung konsep Smart City, generasi muda Kota Tangerang perlu memiliki minat yang tinggi akan kecanggihan teknologi demi menghadapi Indonesia Emas di tahum 2045 mendatang.
Menyikapi hal itu Universitas Bina Nusantara (BINUS) berkolaborasi dengan Sinar Mas Land menggelar forum Quad Helix untuk mendorong terbentuknya ekosistem kolaboratif dalam transfer teknologi yang berkelanjutan.  
Dengan mengusung tema 'Penciptaan Ekosistem Transfer Teknologi untuk Indonesia Emas 2045 dengan AI', kegiatan ini menyoroti kolaborasi lintas sektor dalam mendukung integrasi kecerdasan artifisial (AI) dan mendorong inovasi teknologi. 
Rektor Binus University Nelly mengatakan, seiring dengan meningkatnya peran AI di berbagai bidang terdapat tantangan besar yang muncul demi menciptakan ekosistem transfer teknologi yang inklusif dan berkelanjutan. 
Pasalnya banyak riset yang dihasilkan perguruan tinggi dinilai baik secara akademis, tetapi belum terintegrasi dengan industri secara optimal. 
"Kolaborasi Quad Helix antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat menjadi penting untuk mempercepat penciptaan, diseminasi, serta penerapan teknologi baru yang dapat meningkatkan daya saing global," ujar Nelly dalam sambutannya, Rabu (6/11/2024).
Lebih lanjut Direktur Riset, Teknologi dan Pengabdian Masyarakat Kemendikbudristek Faiz Syuaib menuturkan, kolaborasi dengan perguruan tinggi berpotensi dalam percepatan transfer teknologi dan kolaborasi dengan industri. 
Sebab tantangan terbesar ada pada komersialisasi karena belum ada regulasi yang mewajibkan industri untuk menindaklanjuti hasil riset.
"Untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 diperlukan strategi untuk mentransformasi potensi menjadi inovasi nyata yang melibatkan kolaborasi antara universitas, industri, dan masyarakat, serta meningkatkan transfer ilmu ke masyarakat agar teknologi bisa diterapkan secara praktis," lanjutnya.
Menurutnya Indonesia memiliki potensi besar dengan 4.300 perguruan tinggi, 334.000 dosen dan 10 juta mahasiswa. 
Akan tetapi hanya 7 persen dosen yang terlibat dalam riset selama tiga tahun terakhir dan tingkat kesiapan teknologi (TKT) sebagian besar berada di tahap awal, sekitar 78 persen belum mencapai tahap pengembangan atau aplikasi. 
"Dari jumlah 2.000 riset yang dilakukan, hanya sekitar 11 saja yang telah menghasilkan paten," ungkapnya.
"Oleh karena itu model Quad Helix yang mengintegrasikan peran seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan transfer teknologi yang berkelanjutan dapat meningkatkan daya saing global Indonesia dengan mengoptimalkan talenta lokal dan mendorong riset yang sesuai dengan kebutuhan pasar domestik," paparnya.
Sementara itu CEO Digital Tech Ecosystem dan Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap memastikan pihaknya terus mendukung adanya ekosistem yang kuat untuk transfer teknologi.
Sebab ia menilai kolaborasi antara industri dan akademisi menjadi semakin penting dalam menjawab tantangan ini dan mendorong inovasi yang dapat dikomersialisasi.
"Dari perspektif industri, kecepatan dan efisiensi implementasi adalah prioritas utama untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, terutama dalam sektor properti yang memiliki banyak pemangku kepentingan," ucapnya.
"Melalui diskusi panel ini, kami berharap dapat menggali potensi dan strategi terbaik dalam memanfaatkan teknologi, khususnya AI, untuk membangun ekosistem transfer teknologi yang bermanfaat bagi semua pihak," jelasnya. (m28)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved