Viral Gerbang Polsek Kelapa Gading Dikunci saat Keluarga Tersangka Narkoba Protes Soal Penangkapan
Warga yang mengaku datang hendak protes soal penangkapan keluarganya berteriak-teriak agar mendapatkan pelayanan.
TRIBUN TANGERANG.COM, KELAPA GADING- Viral gerbang polsek Kelapa Gading dikunci rapat saat keluarga tersangka kasus narkoba ingin protes soal penangkapan.
Warga yang mengaku datang hendak protes soal penangkapan keluarganya berteriak-teriak agar mendapatkan pelayanan.
Namun mreka mendapati pintu gerbang Polsek Kelapa Gading dikunci.
Karena pintu dikunci, warga tersebut berteriak-teriak di luar gerbang agar mendapatkan perhatian dari petugas kepolisian.
Mereka menganggap polisi tidak mau menerima laporan warga dan hanya duduk saja tanpa melakukan apapun.
"Halo, halo, tolong dibuka dong minta pelayanan. Pangkat-pangkat di pundakmu hanya untuk pura-pura tidak mendengar ya?" ujar pria dalam video tersebut.
Disebut warga tersebut marah karena polisi tidak memberikan mereka kesempatan untuk protes soal keluarganya yang ditangkap.
Pria itu juga memanggil nama Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading. "Woi Emir, bisa enggak kita bicara yang baik? Polisi-polisi cuma duduk di kantin," teriak pria itu lagi.
Penjelasan Polisi
Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Maulana Makarom, membenarkan peristiwa penutupan gerbang tersebut.
Dia mengatakan pihaknya mengunci gerbang untuk menjaga kondusivitas.
"Di sini kami melakukan keputusan bahwa untuk menjaga kondusivitas, karena ada rangkaian kejadian sebelumnya sempat terjadi keributan di dalam polsek sehingga mengganggu anggota Polsek Kelapa Gading untuk melayani masyarakat," ujar Maulana saat dikonfirmasi, Selasa (26/11/2024).
Namun, keluarga tersangka tersebut merasa tidak terima dan akhirnya membuat konten di TikTok.
Dalam video itu, pihak keluarga salah satu tersangka berteriak-teriak di depan Polsek Kelapa Gading.
"Halo, halo, tolong dibuka dong minta pelayanan. Pangkat-pangkat di pundakmu hanya untuk pura-pura tidak mendengar ya?" ujar pria dalam video tersebut.
| Modal Map, Putra Lilis Karlina Antar Sabu ke Pemesan, Dapat Rp 1 Juta Setiap Antar 10 Gram Sabu |
|
|---|
| Sebanyak 165 WNI di Luar Negeri Terancam Hukuman Mati karena Terjerat Narkoba, Terbanyak di Malaysia |
|
|---|
| Bawa 304 Kg Ganja Kering, Kurir Ekspedisi Sayuran Diciduk Polisi, Dijanjikan Upah Rp 150 Juta |
|
|---|
| Tiga Emak-emak Jadi Kurir Narkoba, Terlilit Hutang Pinjol dan Bayar Kuliah Anak, Segini Upahnya |
|
|---|
| Tiga Emak-emak Diciduk Polisi, Diduga Jadi Kurir Narkoba Jaringan Malaysia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Polsek-Kelapa-Gading.jpg)