Harimau Tewaskan Pencari Rumput di Kabupaten Mukomuko Bengkulu, 7 Sekolah Usulkan Belajar Daring
Demi menjaga keamanan para siswa, sebanyak tujuh sekolah setingkat SD dan SMP di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan belajar
TRIBUN TANGERANG.COM, BENGKULU- Seekor harimau berkeliaran di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu.
Harimau itu sebelumnya sudah membunuh seekor sapi dan menewaskan seorang pencari rumput.
Demi menjaga keamanan para siswa, sebanyak tujuh sekolah setingkat SD dan SMP di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mengusulkan belajar.
Usulan itu dilontarkan karena sang harimau masih berkeliaran sehingga dikhawatirkan mengancam nyawa para siswa.
"Ada 7 sekolah setingkat SD dan SMP mengusulkan belajar daring karena masih khawatir ancaman harimau sumatera yang masih berkeliaran," kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudyaaan, Kabupaten Mukomuko, Epi Mardiani saat dikonfrimasi Kompas.com melalui telepon, Rabu (15/1/2025).
Dikatakan Epi, usulan itu berasal dari orangtua siswa yang ditujukan pada para kepala sekolah.
Atas usulan ini pihaknya berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk BKSDA untuk menghantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Upaya ini dilakukan sebagai bentuk menjaga keselamatan siswa dan guru," tegas dia.
Dia membenarkan 7 sekolah yang mengusulkan daring itu berada di wilayah harimau sumatera yang sempat memangsa manusia dan hewan ternak beberapa hari terakhir.
Sekolah yang mengusulkan belajar daring itu berada di Kecamatan Air Dikit, Selagan Raya, serta beberapa wilayah lain.
Sebelumnya terdapat sekolah juga melakukan sekolah daring akibat konflik manusia dan harimau, yakni di Kecamatan Teras Terunjam.
Sebelumnya di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Warga Desa Tunggal Jaya, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Ibnu Oktavianto (22) ditemukan meninggal dunia dengan tubuh luka diduga cakaran dan gigitan harimau sumatera, Selasa (7/1/2025).
Korban ditemukan meninggal dunia di salah satu kebun kelapa sawit milik warga.
Sebelumnya korban pamit pada keluarganya untuk mencari rumput pakan hewan ternaknya.
Namun menjelang malam korban tak pulang maka warga mencari korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan tubuh penuh luka cakar dan gigitan.
Berselang beberapa hari kemudian seekor sapi mati setelah diterkam oleh harimau kejadian ini mengakibatkan masyarakat khawatir.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Prediksi Malaysia vs Laos Malam Ini: Harimau Malaya Tanpa 3 Pemain Kunci |
|
|---|
| Sosok Vita Amelia ASN di Kepahiang Bengkulu yang Viral karena Menginjak Alquran |
|
|---|
| Sebanyak 152 Rumah di Bengkulu Rusak Akibat Gempa Magnitudo 6,3, Gubernur Tawaran Mess Menginap |
|
|---|
| Mau Kalahkan Indonesia, Timnas Malaysia Tunjuk Robert Douglas Friend Jadi CEO Baru, Emang Sanggup? |
|
|---|
| Rohidin Mersyah Tetap Dilantik Jadi Gubernur bila Menang Pilkada Asal Tak Berstatus Terpidana |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Harimau2.jpg)