Sabtu, 13 Juni 2026

Lift Terjun Bebas di RS PKU Muhammadiyah Blora, 3 Orang Tewas, 10 Luka-luka

Setelah menerima laporan, kami dari Satreskrim Polres Blora bersama rekan-rekan dari Polsek Jepon dan tim INAFIS melakukan olah tempat kejadian

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
Shutterstock
LIFT TERJATUH- Ilustrasi lift terjatuh di Blora, Sabtu (8/2/2025). Jatuhnya lift mengakibatkan 3 pekerja tewas dan 10 luka-luka. (Shutterstock). 

TRIBUN TANGERANG.COM, BLORA- Lift pengangkut barang dan orang di proyek pengembangan gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Jawa Tengah, terjun bebas pada Sabtu (8/2/2025). 

Lift terjun bebas dari lantai 12 gedung yang dalam proyek pembangunan tersebut.

Akibatnya peristiwa nahas itu, sebanyak tiga orang dikabarkan tewas dan 10 orang luka-luka.  

Belum diketahui penyebab jatuhnya lift yang menewaskan tiga orang dan membuat 10 orang luka-luka tersebut.

Polisi dikabarkan tengah melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara di rumah sakit tersebut.

Polisi saat masih menganalisis apa yang menyebabkan lift tersebut bisa terjatuh dari lantai 12 gedung tersebut.

Polres Blora mengungkapkan penyebab tewasnya tiga pekerja bangunan dan luka-lukanya sepuluh pekerja lainnya dalam insiden kecelakaan kerja di proyek pengembangan gedung RS PKU Muhammadiyah Blora, Jawa Tengah, pada Sabtu (8/2/2025). 

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Blora, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Selamet, menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kecelakaan kerja di lokasi tersebut.

"Setelah menerima laporan, kami dari Satreskrim Polres Blora bersama rekan-rekan dari Polsek Jepon dan tim INAFIS melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP)," ucap Selamet saat ditemui wartawan di Mapolres Blora.

Selamet menambahkan bahwa saat timnya tiba di TKP, semua korban telah dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Blora.

"Hasil informasi dari dokter jaga menyebutkan bahwa yang diduga sebagai korban berjumlah 13 orang, terdiri dari 3 orang meninggal dunia dan 10 orang luka-luka, yang saat ini masih dirawat di RS PKU Muhammadiyah Blora," jelasnya.

Setelah melakukan olah TKP dan penyelidikan, Selamet mengungkapkan bahwa penyebab kecelakaan adalah jatuhnya lift yang mengangkut 13 pekerja.

"Semua bermula dari lift yang digunakan untuk mengangkut barang dan pekerja ke lantai lima. Saat lift naik sekitar 12 meter, tiba-tiba lift tersebut jatuh terjun bebas, sehingga 13 penumpang mengalami luka, di antaranya 3 meninggal dunia dan 10 orang luka-luka," terangnya.

Lebih lanjut, Selamet menjelaskan penyebab lift tersebut terjatuh. "Informasi sementara yang kami dapatkan di lapangan menunjukkan bahwa ada kerusakan pada mesin lift.

Diduga karena cara penggunaan atau operasional yang salah, di mana salah satu operator memencet remote yang mengatur lift, sehingga pada saat kejadian, lift membawa pekerja dalam trip kedua," kata Selamet.

"Trip yang pertama aman, namun pada trip kedua ini, saat lift berada di ketinggian 12 meter, tiba-tiba terlepas, yang mengindikasikan adanya masalah pada mesin lift tersebut," imbuhnya.

Kejadian ini menjadi perhatian serius bagi pihak berwenang dan diharapkan dapat menjadi pelajaran untuk meningkatkan keselamatan kerja di proyek-proyek konstruksi di masa mendatang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
4 - 1
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved