Pelantikan Wali Kota Tangerang

Tak Perlu Adaptasi, Pengamat Minta Sachrudin-Maryono Harus Penuhi Janji Politiknya Usai Dilantik

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul mengatakan, Sachrudin dan Maryono dapat segera menjalankan pekerjaannya.

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
PENGAMAT - Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional, Adib Miftahul saat diwawancarai TribunTangerang.com di Karawaci, Kota Tangerang, Banten, Selasa (18/2). (TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro) 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang yakni Sachrudin dan Maryono Hasan terpilih pada Kamis (20/2/2025) mendatang menjadi momen yang ditunggu-tunggu banyak pihak.

Pasalnya sosok pasangan berjuluk SAMA (Sachrudin-Maryono) itu merupakan kepala daerah petahana yang memenangkan kontestasi Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada 2024 lalu.

Maju menjadi Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang tanpa diusung Koalisi Indonesia Maju (KIM), Sachrudin dan Maryono mampu mengalahkan dua pasangan lainnya dengan gagasan pembangunan berkelanjutan melalui program 3G yang merupakan Gampang Sekolah, Gampang Sembako dan Gampang Kerja.

Oleh karena itu banyak gelombang masyarakat yang menantikan ke dua sosok pemimpin Kota Tangerang untuk lima tahun mendatang tersebut melalui terobosannya.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN), Adib Miftahul mengatakan, Sachrudin dan Maryono dapat segera menjalankan pekerjaannya tanpa perlu beradaptasi dengan situasi baru nanti.

Pasalnya keduanya merupakan sosok petahana, dimana Sachrudin merupakan Wakil Wali Kota Tangerang dua periode terakhir dan Maryono eks Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jabatan terakhirnya ketika maju di Pilkada 2024 merupakan Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang.

"Tentunya Pak Sachrudin dan Pak Maryono ini bukan orang baru, mereka adalah 2 orang yang berkecimpung di lingkaran pemerintahan sebelumnya, sehingga akan sangat lebih mudah bekerja," ujar Adib kepada TribunTangerang.com, Selasa (18/2/2025).

"Jadi kalau mengeksekusi sebuah program itu mereka akan jadi lebih cepat ketimbang misalnya yang kemarin terpilih saat Pilkada 2024 lalu bukan mereka," sambungnya.

Lebih lanjut Adib menegaskan, orang nomor satu dan nomor dua di Kota Tangerang itu perlu merealisasikan program 3G setelah dilantik di Istana Negara Jakarta.

Sebab program 3G merupakan janji politik yang disampaikan kepada masyarakat selama masa kampanye Pilkada 2024 lalu.

Hal tersebut perlu masuk ke dalam program kerja 100 hari kerja atau satu tahun kerja pertama dengan cakupan program skala prioritas untuk dikerjakan jajarannya nanti.

"Kedua tentu visi, misi, program dan gagasan konkrit yang menjadi hutang mereka kepada publik Kota Tangerang harus segera direalisasikan, karena masyarakat harus diyakinkan bahwa program itu bisa diterapkan," kata dia.

"Dengan keunggulan Sachrudin dan Maryono sebagai petahana, saya kira mereka akan langsung gasspol tidak adalagi cerita untuk beradaptasi," imbuhnya.

Poin terakhir yang menjadi catatan pengamat terhadap kepemimpinan Sachrudin dan Maryono tersebut adalah penerapan program Pemerintah Pusat di Kota Tangerang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved