Jumat, 15 Mei 2026

Heboh Soal Tagihan Listrik Naik Setelah Lebaran, Begini Penjelasan PLN

Baru-baru ini beredar di media sosial soal banyak pelanggan yang merasa tagihan listrik naik setelah lebaran 2025.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
shutterstock
TAGIHAN LISTRIK NAIK - Ilustrasi meteran listrik. Baru-baru ini beredar di media sosial soal banyak pelanggan yang merasa tagihan listrik naik setelah lebaran 2025.(shutterstock) 

TRIBUNTANGERANG.COM - Baru-baru ini beredar di media sosial soal banyak pelanggan yang merasa tagihan listrik naik setelah lebaran 2025.

Banyak dari pelanggan menggungkapkan keluhannya itu di platform media sosial.

Kini kabar banyak pelanggan yang merasa tagihan listrik naik setelah lebaran itu pun viral di media sosial hingga menjadi perbincangan publik.

Padahalnya sebelumnya PLN sendiri baru saja memberikan diskon tarif listrik 50 persen selama bulan Januari dan Februari 2025.

Hanya saja setelah lebaran, banyak pelanggan yang merasa harus membayar tagihan listrik yang terlalu tinggi dibandingkan biasanya.

Keluhan soal tagihan listrik naik ini disampaikan melalui akun media sosial X, hingga viral.

"Di sini apakah ada kelonjakan tagihan listrik jg stelah subsidi yg 50 persen itu? kaget bgt, stelah promo subsidi abis, tagihan bulan ini jadi 2x lipat pembayarannya," tulis akun X @lagigabu***, yang dikutip dari Kompas.com.

Pengunggah menyampaikan bahwa tagihan listrik naik sebelum program subsidi listrik adalah sekitar Rp 280.000 sampai Rp 320.000.

Saat adanya subsidi listrik, tagihannya hanya Rp 140.000 per bulan.

Namun, setelah program diskon berakhir, ia mengaku tagihannya menjadi Rp 611.000 per bulan.

Keluhan juga dituliskan oleh akun X lainnya, @avenoor*** pada Jumat (4/4/2025).

"Tarif naik hampir 50 persen dari harga biasa padahal penggunaan berkurang awkwkwk apa-apaan ini woi @pln_123," tulis dia.

Lantas, benarkah tarif listrik naik usai program diskon tarif 50 persen berakhir?

Vice President Komunikasi Korporat PT PLN (Persero), Grahita Muhammad mengatakan, tarif listrik pada triwulan kedua 2025 tidak mengalami perubahan atau tetap.

 "Per tanggal 1 Maret 2025 atau setelah berakhirnya periode diskon tarif listrik 50 persen, maka tarif listrik kembali normal sesuai penetapan pemerintah. Untuk Triwulan kedua 2025 ini tarif listrik tetap tidak mengalami perubahan," ujar Grahita saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (5/4/2025).

Terkait keluhan tagihan listrik pelanggan PLN yang disebut naik dua kali lipat, Grahita meminta masyarakat untuk memastikan pola pemakaian listrik masing-masing.

"Adanya lonjakan tagihan listrik bisa disebabkan oleh pemakaian listrik yang meningkat," ujarnya.

Selain itu, Grahita menjelaskan, bagi pelanggan pascabayar yang ingin mengetahui riwayat penggunaan listriknya dapat mengaksesnya lewat aplikasi PLN Mobile.

Menurut Grahita, tarif listrik tetap stabil, karena pemerintah ingin menjaga daya beli masyarakat dan daya saing usaha. 

Berikut adalah rincian tarif listrik per kWh April 2025 adalah sebagai berikut: 

1. Pelanggan rumah tangga daya 450 VA bersubsidi sebesar Rp 415 

2. Pelanggan rumah tangga daya 900 VA bersubsidi sebesar Rp 605 

3. Golongan rumah tangga kecil (R-1/TR) daya 900 VA, Rp 1.352 

4. Golongan rumah tangga kecil (R-1/TR) daya 1.300 VA, Rp 1.444,70 

5. Golongan rumah tangga kecil (R-1/TR) daya 2.200 VA, Rp 1.444,70 

6. Golongan rumah tangga menengah (R-2/TR) daya 3.500-5.500 VA, Rp 1.699,53 

7. Golongan rumah tangga besar (R-3/TR) daya 6.600 VA ke atas, Rp 1.699,53 

8. Golongan bisnis menengah (B-2/TR) daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.444,70 

9. Golongan kantor pemerintah sedang (P-1/TR) daya 6.600 VA-200 kVA, Rp 1.699,53 

10. Golongan penerangan jalan umum (P-3/TR) daya di atas 200 kVA, Rp 1.699,53. 

Demikian rincian tarif listrik per kWh pelanggan subsidi dan nonsubsidi per 1 April 2025. 

(WartaKotalive.com)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved