4 Sekolah Khusus di Tangsel Terima Program Makan Bergizi Gratis, Ini Harapan Wali Kota Benyamin
Para siswa antusias mengikuti Program Makan Bergizi Gratis yang digagas untuk meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi makanan bergizi.
Penulis: Ikhwana Mutuah Mico | Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNTANGERANG.COM - Suasana Sekolah Khusus (SKH) 1 Kota Tangerang Selatan, Senin (28/3/2025) itu tampak lebih semarak dari biasanya.
Para siswa antusias mengikuti Program Makan Bergizi Gratis yang digagas untuk meningkatkan kesadaran pentingnya konsumsi makanan bergizi demi mendukung aktivitas belajar.
Grab dan OVO turut memberikan dukungan pada salah satu program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran yang berfokus kepada peningkatan gizi Indonesia, yaitu program pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah dan pesantren, serta bantuan gizi bagi anak balita dan ibu hamil.
Dari pantauan TribunTangerang.com, tampak beberapa anak sedang duduk rapi. Di depan mereka tersaji menu makan siang bergizi, nasi, sayur, Ayam dan sayur.
Para guru dan pendamping tampak sabar membimbing mereka satu per satu untuk mengenali makanan yang akan dikonsumsi.
Baca juga: Atasi Permasalahan Gizi, Program Makan Bergizi Gratis akan Hadir di Serang Banten
Wali kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengatakan sebanyak 320 siswa dari empat Satuan Pendidikan Khusus (SKH) akan menerima makanan bergizi gratis setiap hari selama satu tahun.
"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada pihak yang telah menginisiasi kerja sama ini. Ini adalah bentuk kepedulian luar biasa terhadap anak-anak berkebutuhan khusus,” kata Benyamin Davnie, Pondok Aren, Tangsel, Senin (28/4/2025).
Benyamin mengatakan bahwa 4 SKH yang terlibat terdiri dari tiga sekolah swasta dan satu sekolah negeri.
Baca juga: 1.500 Murid Sekolah Khusus di Tangerang Raya Nikmati Progam Makan Bergizi Gratis
Makanan yang disediakan pun dirancang khusus untuk kebutuhan anak-anak tersebut. Dalam keterangan lebih lanjut, disebutkan bahwa takaran gizi dalam setiap porsi makanan sedikit lebih tinggi dari standar gizi biasa.
"Saya tadi sempat konsultasi, dan memang porsi gizi dan proteinnya disesuaikan agar memenuhi kebutuhan khusus anak-anak kita,” lanjutnya.
Kata Benyamin, program ini diharapkan tidak hanya membantu pemenuhan kebutuhan gizi siswa, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup serta semangat belajar mereka di sekolah.
Anak-anak berkebutuhan khusus ini tampak antusias, suasana makan berlangsung tenang dan penuh perhatian.
"Kami berusaha memastikan semua anak mendapatkan asupan nutrisi yang cukup, sesuai kebutuhan masing-masing. Makanan bergizi sangat penting untuk tumbuh kembang mereka,” tutup Benyamin. (m30)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Anggaran Belum Cair, Operasional 62 Dapur MBG di Kabupaten Tangerang Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Korwil BGN Tangerang Akui Koordinasi MBG dengan Pemda Belum Optimal, Transparansi akan Diperkuat |
|
|---|
| Tanggapi Pergantian Kepala BGN, Pemkab Tangerang Dorong Perbaikan Koordinasi Program MBG |
|
|---|
| Kurangi Sampah Plastik, Tangsel Distribusikan 10 Ribu Besek Bambu untuk Daging Kurban |
|
|---|
| Benyamin Davnie Jamin Hewan Kurban di Tangsel Sehat dan Bebas PMK |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/MBG-SEKOLAH-KHUSUS.jpg)