Breaking News: Pertama di Indonesia, Jambore Sanitasi Tingkat SMP Digelar di Curug Tangerang

Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar Jambore Sanitasi tingkat SMP yang berlangsung dua hari, Selasa-Rabu (29-30/4/2025)

|
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
JAMBORE SANITASI - Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar Jambore Sanitasi tingkat SMP yang berlangsung dua hari, Selasa-Rabu (29-30/4/2025) di Gedung Kitri Bhakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Ini merupakan Jambore Sanitasi tingkat SMP yang digelar pertama kali di Indonesia. (Tribuntangerang.com/Nurmahadi) 

\Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang menggelar Jambore Sanitasi tingkat SMP yang berlangsung dua hari, Selasa-Rabu (29-30/4/2025) di Gedung Kitri Bhakti, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. Ini merupakan Jambore Sanitasi tingkat SMP yang digelar pertama kali di Indonesia. 

Selasa (29/4/2025) pagi, Jambore Sanitasi bertema "Kurangi Sampah=Kurangi Masalah" dimulai. Siswa-siswi tingkat Sekolah Menengah Pertama tampak mulai berdatangan. 

Para peserta kompak mengenakan kaos berkelir hijau toska dengan tulisan Jambore Sanitasi di bagian dadanya. 

Sebanyak 100 peserta yang merupakan siswa-siswi terpilih hasil seleksi Dinas Pendidikan, terlihat antusias. 

Acara diawali dengan sejumlah sambutan dari para pejabat Pemerintah Kabupaten Tangerang. Mereka adalah Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Agus Supriatna, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tangerang Achmad Kasori hingga Kepala Bidang Pengelolaan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Dilli Windu Rezeki Sugandhi.

Baca juga: Wabup Intan Nurul Berharap Jambore Sanitasi Jadi Titik Awal Pembiasan Siswa Kurangi Sampah

Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tangerang, Achmad Kasori mengaku sangat mengapresiasi Dinas Pendidikan yang telah menggelar Jambore Sanitasi

Menurut Kasori, Jambore Sanitasi jenjang SMP ini merupakan yang pertama kali digelar di Indonesia. 

"Momentum ini sangat penting untuk menumbuhkan kepedulian anak-anak terhadap lingkungannya dengan cara membiasakan diri mengurangi sampah sejak dini. Kegiatan ini merupakan yang pertama di Indonesia," katanya saat diwawancarai TribunTangerang.com di Gedung Kitri Bhakti, Curug, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Dia berharap, usai mengikuti Jambore Sanitasi, para siswa-siswi bisa menularkan rasa peduli soal lingkungan dan sanitasi kepada teman-temannya di sekolah

"Harapannya tentu siswa-siswi bisa menularkan kepedulian terhadap lingkungan kepada temannya, dengan mengurangi penggunaan botol plastik sekali pakai," ungkapnya. 

Baca juga: Kabupaten Tangerang Gelar Jambore Sanitasi SMP Pertama di Indonesia dalam Rangka Hardiknas 2025

Sementara Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Agus Supriatna menjelaskan Jambore Sanitasi yang jadi agenda tahunan ini biasanya dimulai pada Oktober hingga Desember. 

Namun berbeda untuk tahun ini, Jambore Sanitasi digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang sebagai rangkaian memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2025 mendatang. 

"Jadi Jambore Sanitasi ini memang digelar sebagai rangkaian Hardiknas, biasanya kami gelar di Oktober sampai Desember baru tahun ini dimulai bertepatan dengan Hardiknas," ungkapnya. 

Selepas acara pembukaan, 100 peserta melakukan kunjungan ke dua lokasi sanitasi. 

Yang pertama Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten. 

Kedua yakni Instalasi Pengolahan Limbah Tinja (IPLT) di Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Banten. (m41) 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved