Berita Banten
Sakit Hati Diduga Jadi Motif Remaja Bunuh Penjaga BRILink di Serang Banten
Polisi masih mendalami motif sebenarnya di balik tragedi berdarah yang terjadi pada Sabtu (5/7/2025) tersebut. Namun dugaan sementara sakit hati.
TRIBUNTANGERANG.COM - Polisi telah mengamankan seorang remaja MDR (17) yang merupakan pelaku pembunuhan penjaga BRILink di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Banten.
Dari penangkapan itu, diduga pelaku nekat menghabisi nyawa korban karena sakit hati, setelah sering dikatai oleh korban.
Kendati demikian, Polisi masih mendalami motif sebenarnya di balik tragedi berdarah yang terjadi pada Sabtu (5/7/2025) tersebut.
"Motifnya masih didalami. Sementara ini, diduga karena sakit hati. Mungkin karena pelaku sering dikatai oleh korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Pabuaran, IPDA Wildan Mubarok, melalui sambungan telepon, Minggu (6/7/2025).
"Karena pelaku memang sering main di situ, dan sering melakukan transaksi di outlet BRI Link tersebut. Itu masih dugaan sementara,” lanjutnya.
Kendari demikian, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap apa dibalik motif pembunuhan tersebut.
"Saat ini masih dalam proses pemeriksaan secara mendalam, termasuk untuk mengetahui motif sebenarnya,” jelasnya.
Pelaku dapat dikenakan pasal pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHPidana.
Kronlogi Kejadian
Polisi membeberkan kronologi pembunuhan penjaga Brilink yang terjadi di Kampung Kadu Kecapi, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang.
Kapolsek Pabuaran, Iptu Suwarno mengatakan, peristiwa itu diterima polisi pada Sabtu (5/7/2025) pukul 12.30 WIB di sebuah rumah toko (Ruko) BRILink yang diketahui menjadi Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Korban merupakan seorang perempuan muda berinisial IF (26), yang saat itu sedang berjaga di outlet BRILink tersebut.
Ia mengatakan, korban ditemukan tergeletak di lantai dengan palu yang tertancap pada bagian pipi kiri.
"Korban pertama kali ditemukan oleh dua orang saksi, saat hendak menengok korban di ruko miliknya," kata Suwarno, Minggu (6/7/2025).
"Meskipun korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, korban dinyatakan meninggal dunia," sambungnya.
Berdasarkan hasil penyelidikan cepat dan intensif, kata Suwarno, petugas berhasil mengidentifikasi dan mengamankan pelaku berinisial M.D.R. (17), warga Kecamatan Ciomas.
Pelaku diduga melancarkan aksinya seorang diri, dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat, untuk motif masih di dalami oleh penyidik.
"Dalam perbuatannya Pelaku berhasil mengambil uang korban sejumlah Rp 8,5 juta," tandasnya.
(TribunBanten.com/Ade Feri)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Warga Banten Jangan Lupa Pakai Tabir Surya, Suhu Udara Hari Minggu Capai 34°C |
|
|---|
| Sosialisasi MBG di SMKN 2 Serang, Fokus Jaga Kualitas Menu dan Distribusi Gizi |
|
|---|
| Polisi Ungkap Latar Belakang Pelaku Pembunuhan Anak Politikus PKS di Cilegon |
|
|---|
| Anak Tewas Diduga Ditikam, Ini Sosok Haji Maman Pemilik Rumah yang Dirampok di Cilegon |
|
|---|
| Pelaku Pembegalan Repan Belum Terungkap, Warga Baduy Bakal Ambil Sikap Tegas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/Pabuaran-tragedi-bjdh.jpg)