Senin, 4 Mei 2026

Demo Bupati Pati

Bupati Sudewo Ogah Mundur, Pilih Perbaiki Diri Meski Sudah Didemo Warga Pati

Sudewo ogah mundur dari jabatannya sebagai Bupati Pati meski sudah membuat warga marah hingga mematik aksi demo.

Tayang:
Editor: Joko Supriyanto
TRIBUNJATENG/Mazka Hauzan Naufal
DILEMPAR SANDAL - Viral video detik-detik Bupati Pati Sudewo dilempari sandal dan gelas air mineral saat menemui para demonstran di Pati, Rabu (13/8/2025) siang. Sudewo datang menggunakan kendaraan polisi lapis baja untuk mengantisipasi tindakan anarkis para demonstran.  

TRIBUNTANGERANG.COM - Sudewo ogah mundur dari jabatannya sebagai Bupati Pati meski sudah membuat warga marah hingga mematik aksi demo.

Aksi demo ini berawal dari buntut kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan sebesar 250 persen. Situasi makin panas setelah Sudewo mengeluarkan statement tidak takut didemo oleh masyarakat.

Pada Rabu (13/8/2025) aksi demo kembali digelar, demo pun berunjung ricuh dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.

Meski sudah menemui pendemo dengan menaiki kendaraan taktis polisi hingga dilempar botol, nampaknya Sudewa tak ciut dengan desakan untuk mundur sebagai Bupati Pati.

Sudewa bersikukuh jika ia dipilih oleh rakyat secara Konstitusional, sehingga ada mekanisme bagi dirinya untuk melepaskan jabatannya sebagai Bupati Pati.

"Tuntutan kan sudah disampaikan tadi, kalau saya kan dipilih oleh rakyat secara konstitusional dan secara demokratis, jadi tidak bisa saya harus berhenti dengan tuntutan itu. Semua ada mekanismenya," kata Sudewo beri pernyataan setelah demo besar yang menuntut dirinya lengser pada Rabu (13/8/2025).

Baca juga: Niat Baik Bupati Pati Sudewo Disambut Amarah, Dilempar Sendal dan Botol Meski Sudah Minta Maaf

 Sebelumnya, Sudewo lakukan rapat paripurna bersama anggota DPRD Kabupaten Pati.

Sudewo juga mengatakan ia menghormati hak angket yang sudah disetujui oleh anggota DPRD dalam rapat paripurna.

"Itu kan hak angket yang dimiliki DPRD, jadi saya menghormati hak angket tersebut," ucap Sudewo.

Sudewo berjanji untuk memperbaiki ke depannya.

"Kami bisa memahami emosi mereka, karena orang banyak. Tapi yang terpenting, ini sudah berjalan. Ke depannya akan saya perbaiki segala sesuatunya," ujar Sudewo.

 "Ini merupakan proses pembelajaran bagi saya. Masih banyak kekurangan masih banyak kelemahan," terang Sudewo.

Sudewo juga berpesan, masyarakat Pati agar menjaga situasi agar kondusif.

Demo Ricuh

Sebelumnya diberitakan, demo menuntut Bupati Pati Sudewo di depan kantor Bupati Pati pada Rabu (13/8/2025) berlangsung ricuh.

Sudewo sempat dilempar sandal dan air minum kemasan saat mencoba menyapa para pendemo dari mobil rantis polisi.

Massa mendorong pagar kantor Bupati Pati untuk memaksa masuk.

Massa yang tersulut emosi juga membakat mobil Provos Polres Grobogan.

Aksi itu terjadi saat Sudewo menemui massa dengan menaiki mobil rantis polisi.

Demo dilakukan menyusul kebijakan Bupati Pati Sudewo terkait kenaikan pajak sebesar 250 persen.

Emosi masyarakat semakin memuncak saat Sudewo mengaku tidak takut didemo.

"Siapa yang mau menolak, saya tunggu, silakan lakukan. Bukan hanya 5.000, 50.000 orang pun saya hadapi. Saya tidak akan gentar, saya tidak akan mengubah keputusan," kata Sudewo pada Rabu (6/8/2025).

Baca juga: Massa Demo Bupati Pati Mulai Anarkis, Bakar Mobil Polisi, Brimob Marah: Perlakuan Kalian Begini

Lalu, masyakat sepakat untuk menggelar demo pada Rabu (13/8/2025).

Bahkan sebagian masyarakat mengirimkan donasi berupa air minum hingga makanan kepada para pendemo.

Meskipun kebijakan itu sudah dicabut, masa tetap menuntut Sudewo lengser.

"Bupati harus lengser, bupati lengser. Turun, turun, turun Sudewo, turun Sudewo sekarang juga," ucap perwakilan massa.

"Kita di sini mengikuti tantangan Bupati Sudewo, kita datang 50.000 orang bahkan lebih, tapi kenapa Sudewo tidak menampakkan diri. Bupati pengecut," ucap massa di atas panggung. (*)

(Wartakotalive.com/TribunJateng.com)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved