Selasa, 7 April 2026

Bolehkah Membatalkan Puasa di MRT? Ini Aturan Resminya

Pengguna MRT boleh berbuka puasa di dalam MRT. Namun ada jenis makanan dan minuman yang tidak boleh disantap untuk membatalkan puasa di MRT

Penulis: Panji Baskhara | Editor: Ign Prayoga
Instagram @mrtjkt
MRT Jakarta membagikan panduan membatalkan puasa di tengah perjalanan, Rabu (22/3/2023). 

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGSEL - Azan maghrib menjadi penanda bagi umat muslim untuk membatalkan puasa.

Ketika azan maghrib telah berkumandang, hendaknya segeralah membatalkan puasa.  

Pada para komuter, mungkin saja masih di tengah perjalanan ketika tiba waktunya untuk berbuka puasa.

Hal ini bukanlah kendala.

Namun, ada aturan tertentu bila hendak membatalkan puasa di fasilitas umum, salah satunya MRT Jakarta.

Pada kondisi normal, penumpang MRT dilarang keras makan dan minum di dalam kereta.

Namun, selama bulan Puasa, aturan tersebut dilonggarkan.

Pihak MRT Jakarta melalui akun Instagram @mrtjkt menyampaikan informasi mengenai aturan buka puasa di MRT Jakarta.

Selama bulan Ramadan, MRT Jakarta menerapkan kebijakan untuk membolehkan pengguna MRT membatalkan puasa saat berada di area berbayar stasiun serta di dalam Ratangga saat jam berbuka tiba dengan air mineral dan buah kurma.

Berikut ini aturan membatalkan puasa di MRT Jakarta.

Yang dibolehkan:

  • Air mineral

  • Buah kurma

Yang tidak boleh

  • Nasi serta lauk pauk

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved