Timnas Indonesia

Laga Timnas Indonesia vs Kuwait pada 5 September 2025 Batal, Ini Kata Erick Thohir

Meski batal digelar Timnas Indonesia tetap akan menjalani laga melawan Lebanon dalam FIFA Matchday , tiga hari setelah dijadwalkan melawan Kuwait.

Editor: Joko Supriyanto
X/Erick Thohir
TIMNAS INDONESIA - FIFA Matchday yang diselenggaran pada 5 September 2025 antara Timnas Indonesia vs Kuwait batal. 

TRIBUNTANGERANG.COM - FIFA Matchday yang diselenggaran pada 5 September 2025 antara Timnas Indonesia vs Kuwait batal.

Padahal laga akan menjadi laga Timnas Indonesia menjelang ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia mendatang.

Bahkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menunggah jadwal laga tersebut melalui akun X pribadinya yang diunggah pada 21 Agustus 2025.

"Pertandingan FIFA Matchday melawan Kuwait dan Lebanon akan menjadi persiapan Timnas Indonesia sebelum menghadapi Arab Saudi dan Irak di Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026,"

"Menghadapi dua lawan dari Timur Tengah menjadi kesempatan Timnas Indonesia untuk bisa mempelajari dan mengantisipasi permainan Arab Saudi dan Irak yang juga berasal dari Timur Tengah. Kita siap berikan dukungan terbaik untuk Timnas Indonesia," tulis Erick Thohir di akun X pribadinya.

Namun kurang dari 2 pekan menjelang pertandingan itu dimulai, Erick Thohir justru mengumumkan jika laga tersebut batal digelar.

Meski batal digelar Timnas Indonesia tetap akan menjalani laga melawan Lebanon dalam FIFA Matchday , tiga hari setelah dijadwalkan melawan Kuwait.

Erick Thohir mengatakan bahwa Federasi Sepak Bola Kuwait KFA sudah berkirim surat kepada PSSI.

Baca juga: Alasan Erick Thohir Pertimbangkan Stadion Internasional Banten Jadi Kandang Timnas Indonesia

Kuwait juga akan mundur dari turnamen yang dilaksanakan di UEA.

"Satu kami sudah dapat surat konfirmasi dari mereka."

"Tidak hanya tidak bermain di Indonesia tetapi juga turnamen di UEA," kata Erick Thohir

Terkait alasannya, KFA tidak memberikan pernyataan resmi.

Pihak PSSI juga tidak ingin ikut campur karena ini masalah internal federasi.

Tentunya, ini cukup merugikan karena sudah ada kesepakatan antara kedua federasi.

"Saya tidak tahu kenapa mereka."

Sumber: BolaSport.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved