Natal dan Tahun Baru
Jelang Nataru, Badan Karantina Indonesia Perketat Pengawasan Hewan dan Pangan di Bandara Soetta
Barantin memperketat pengawasan keamanan dan kelancaran komoditas peternakan, perikanan dan pertanian menjelang Nataru.
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Badan Karantina Indonesia (Barantin) memperketat pengawasan keamanan dan kelancaran komoditas peternakan, perikanan dan pertanian menjelang Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Kepala Barantin Sahat M. Panggabean mengatakan, pengawasan dilakukan pada sejumlah lokasi transportasi masal seperti bandar udara dan pelabuhan penyeberangan.
Hal tersebut disampaikan saat meninjau Posko Nataru Terintegrasi Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten.
"Periode natal dan tahun Baru selalu diikuti dengan lonjakan mobilitas penumpang dan komoditas, maka dari itu kami hadir sebagai garda terdepan perlindungan keamanan hayati nasional dengan pengawasan yang ketat namun tetap mendukung kelancaran arus penumpang dan logistik," ujar Sahat kepada awak media, Selasa (23/12/2025).
Sejumlah bawaan penumpang yang dilakukan pemeriksaan menyeluruh meliputi makanan serta hewan-hewan peliharaan seperti anjing dan kucing ke dalam maupun luar kota tujuan.
Penumpang yang hendak pulang ke kampung halaman ataupun berlibur diminta mengikuti peraturan yang berlaku serta memenuhi kelengkapan dokumen yang diperlukan sebagai syarat karantina.
"Pertama jangan membawa makanan yang tidak perlu seperti pasti ada di daerah itu lalu jika ingin membawa hewan-hewan kesayangan biasanya anjing atau kucing, tolong lengkapi sertifikat karantina," tuturnya.
"Mengurus syarat karantina itu sangat mudah saya jamin kalau sudah dilengkapi paling lama 3 atau 5 menit sudah selesai sertifikatnya lalu tidak perlu dicetak, langsung saja dikirim ke email atau ke ponsel penumpang, karena ini akan memudahkan semuanya," sambungnya.
Baca juga: Tinjau Bandara Soetta Jelang Nataru, AHY Sebut Ketepatan Waktu Penerbangan Capai 90 Persen
Berdasarkan pantauan TribunTangerang.com Sahat melakukan peninjauan ke bandara terbesar se-Indonesia tersebut dengan didampingi sejumlah perwakilan lembaga. Mulai dari Angkasa Pura Indonesia, Kantor Imigrasi, Beacukai, Polresta Bandara Soekarno-Hatta, hingga Kementerian Perhubungan.
Pengecekan dimulai dari tempat konfirmasi aplikasi All Indonesia di area kedatangan internasional, dilanjut menuju jalur merah pemeriksaan karantina dan X-ray Bea Cukai hingga di pintu kedatangan penumpang internasional.
Sebagai bandara internasional, Soekarno-Hatta dinilai strategis dan menjadi simpul utama perlintasan sehingga butuh pengawasan karantina yang terintegrasi, profesional dan berbasis risiko dengan mengedepankan sinergi antar instansi terkait.
Setiap penumpang yang ingin mudik dan berwisata juga diminta mematuhi peraturan di setiap daerah yang tersebar di Tanah Air demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.
"Jadi setiap daerah masing itu punya status penyakitnya masing-masing makanya ada larangan tertentu ambil contoh liburan ke Bali, hewan pembawa rabies itu tidak diizinkan masuk ke sana," ungkapnya.
"Atau kalau ingin ke Papua, pemerintah daerah setempat sudah melarang warta membawa babi, baik berbentuk daging ataupun hewannya, jadi ada hal-hal, informasi itu silahkan tanya ke karantina, supaya jangan tersebar lagi penyakit-penyakit khusus seperti itu," paparnya.
Baca juga: H-2 Hari Raya Natal, Pergerakan Penumpang Bandara Soekarno-Hatta Tembus Angka 169.884 Orang
| Pos Ramah Ibu dan Anak Hadir di Terminal 1–3 Bandara Soetta Selama Periode Nataru |
|
|---|
| Ditlantas Metro Siapkan Contra Flow hingga Penyekatan Tol Saat Arus Balik Nataru, Cek Lokasinya! |
|
|---|
| Mohamed Salah Tak Kapok Ucap Selamat Natal Meski Tiap Tahun Tuai Kritik |
|
|---|
| Libur Nataru, Pengunjung Hotel di Tangsel Tak Seramai Bogor dan Bandung |
|
|---|
| Rekomendasi Lokasi Gratis di Jakarta untuk Habiskan Malam Tahun Baru, Tetap Seru Tanpa Kembang Api |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Kepala-Barantin-Sahat-M-Panggabean84750.jpg)