Banjir Rob

BPBD dan BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Tangerang, Warga Pesisir Diminta Siaga

Warga pesisi utara Tangerang untuk waspada atas atas potensi banjir rob yang terjadi di Desember 2025.

Editor: Joko Supriyanto
Hand Over
BANJIR ROB - Foto dokumentasi banjir rob merendam jalan dan permukiman penduduk di kawasan Pluit Jakarta Utara pada Kamis (19/12/2024). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang dan BMKG melihat ada pontensi banjir rob lebih tinggi dari biasanya. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Warga pesisi utara Tangerang untuk waspada atas atas potensi banjir rob yang terjadi di Desember 2025.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tangerang dan BMKG melihat ada pontensi banjir rob lebih tinggi dari biasanya.

Fenomena ini terjadi karena pasang maksimum air laut bertepatan dengan fase bulan baru dan musim hujan yang mulai berlangsung.

Maka dari itu, BPBD meminta warga pesisir utara agar waspada pontensi banjir rob karena akan memiliki dampak ke pemukiman.

"Kami mewaspadai potensi banjir rob yang terjadi di pesisir laut utara. Gelombang limpasan air laut itu diperkirakan bakal lebih tinggi dibanding periode sebelumnya," katanya Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Ahmad Taufik dikutip Kompas.com.

Ahmad Taufik menyampaikan jika BPBD telah menyiapkan sarana pendukung mitigasi seperti perahu, pelampung, pompa alkon, hingga mesin potong.

"BPBD siap untuk membantu dengan sarana yang ada seperti perahu, pelampung, pompa alkon, senso atau alat potong," ujarnya.

Baca juga: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Tangerang Raya dan Banten Sepekan Kedepan

Pemerintah daerah juga menyediakan dukungan logistik berupa kebutuhan pokok bagi warga yang terdampak.

"Kami juga menyiapkan beberapa logistik bagi yang terdampak," ucapnya. 

Peringatan rob sebelumnya telah diinformasikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Rob dengan tinggi di atas normal berpotensi terjadi di awal hingga akhir Desember 2025 di wilayah pesisir Banten, termasuk Kabupaten Tangerang.

Kepala Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG, Trian Asmarahadi, menjelaskan potensi rob di pesisir utara Serang dan Tangerang terjadi pada 5–13 dan 20–26 Desember 2025.

Menurutnya, gelombang rob kali ini akan lebih tinggi dibanding periode sebelumnya karena fenomena supermoon bersamaan dengan musim hujan.

"Di bulan Desember karena di beberapa wilayah sudah masuk ke musim hujan, yang jelas akan lebih tinggi daripada bulan-bulan sebelumnya atau saat bulan-bulan kemarau. Ini pasti akan lebih tinggi," jelasnya.

BMKG meminta masyarakat pesisir untuk tidak panik namun tetap mewaspadai peningkatan tinggi gelombang laut.

"Jadi masyarakat tidak usah panik, dan tetap mengupdate apapun informasi dari BMKG, dan terus apabila ada pertanyaan ataupun informasi yang perlu konfirmasi, silahkan bertanya kepada BMKG," kata dia.

Warga juga diimbau memantau informasi prakiraan cuaca yang disampaikan secara realtime demi keselamatan dan kesiapsiagaan.

(Kompas.com)

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved