Natal dan Tahun Baru

Satlantas Polresta Tangerang Siapkan Rekayasa Lalulintas Jelang Perayaan Natal dan Tahun Baru 2026

Satuan Lalulintas Polresta Tangerang menyiapkan rekayasa lalulintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
WartaKota/Nuri Yatul Hikmah
ILUSTRASI REKAYASA LALU LINTAS - Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Binop) Satlantas Polresta Tangerang, Iptu Asep Dedi Budiman menjelaskan rekayasa lalulintas itu akan dimulai pada 18 Desember 2025. 

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Satuan Lalulintas Polresta Tangerang menyiapkan rekayasa lalulintas menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru 2026, di sepanjang jalur arteri hingga ruas tol di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional (Kaur Binop) Satlantas Polresta Tangerang, Iptu Asep Dedi Budiman menjelaskan rekayasa lalulintas itu akan dimulai pada 18 Desember 2025.

"Rekayasa lalulintas insyaallah akan kita laksanakan mulai tanggal 18 Desember, namun itu pun masih menunggu petunjuk pimpinan lebih lanjut," katanya saat diwawancarai, Kamis (11/12/2025). 

Selain rekayasa lalin, Asep menjelaskan pihaknya juga akan mendirikan lima pos pengamanan (Pospam) dan satu Pos Pelayanan (Posyan) di sepanjang jalur arteri dan ruas tol. 

Lima titik Pospam yang akan didirikan itu berada di Rest Area KM 43 tol arah Jakarta-Merak, Rest Area KM 45 tol arah Merak-Jakarta, Pospam Adiyasa Cisoka, Pospam Kutabumi Pasar Kemis, dan Pospam Tigaraksa.

"Sementara untuk pos pelayanan (Posyan) itu akan didirikan di Citra Raya Bunderan tiga, tepatnya di depan Mardigrass," ujar Asep. 

Baca juga: Dishub Tangsel Perketat Pemeriksaan Angkutan Umum Jelang Nataru: Tes Urine hingga Cek KIR

Adapun rekayasa lalulintas saat malam puncak tahun baru akan difokuskan di pusat keramaian seperti arah Bitung yang mengarah ke Balaraja atau ke Merak akan dialihkan mengarah masuk ke area Citra Raya sebelum menjelang pergantian tahun.

Apabila keadaan arus lalu lintas di dalam Citra Raya mengalami kepadatan, maka akan dialihkan melalui jalur alternatif jalur Samprok. 

"Satlantas Foresta Tangerang berencana menurunkan sarana dan prasarana kendaraan binas baik roda 4 maupun roda 2. Dimana roda 4 terdiri dari 8 unit jenis sedan, 3 unit dobel kabin, 8 unit minibus," ujar Asep. 

"Adapun untuk roda dua, kami akan menurunkan 10 unit moge atau motor gede, dan 38 unit motor kecilnya yang 150 cc ," tambahnya. (m41)

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved