Kabupaten Tangerang Jadi Daerah Termiskin di Banten, Dinas Sosial Ungkap Penyebabnya
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 265.090 orang di Kabupaten Tangerang yang masuk klaster kemiskinan.
Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Ringkasan Berita:
- Kabupaten Tangerang tercatat sebagai daerah dengan angka kemiskinan tertinggi di Banten.
- PHK massal dan bangkrutnya perusahaan industri disebut sebagai pemicu utama.
- Urbanisasi masif dinilai ikut memperparah kondisi, karena lonjakan pendatang tidak sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja.
Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi
TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Kabupaten Tangerang menjadi daerah dengan angka kemiskinan tertinggi di Provinsi Banten.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terdapat 265.090 orang di Kabupaten Tangerang yang masuk klaster kemiskinan.
Sementara Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten, Lukman menjelaskan dari data Badan Pusat Statistik angka kemiskinan di Banten sebanyak 772.078 penduduk.
"Yang paling banyak angka kemiskinan itu di Banten ada di Kabupaten Tangerang," paparnya kepada wartawan, Selasa (16/12/2025).
Lukman menilai tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang dipicu oleh banyaknya pemutusan hubungan kerja (PHK) dan bangkrutnya sejumlah perusahaan industri.
"Masyarakat miskin itu kan yang sangat-sangat miskin, khawatir dia sekarang ada dari perusahaan bangkrut dan dia tidak kerja lagi," ungkapnya.
Baca juga: Intervensi 260.000 Angka Kemiskinan di Tangerang, BP Taskin Salurkan Program SiTaskin
Di samping itu, Wakil Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Iwan Sumule mengatakan tingginya angka kemiskinan di Kabupaten Tangerang disebabkan oleh masifnya urbanisasi.
Urbanisasi yang tinggi di Kabupaten Tangerang itu tak bisa diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja.
"Dengan masyarakat pendatang yang datang, bukannya produktif, tapi dia kemudian menambah pengangguran," jelasnya.
Atas hal ini Iwan menilai diperlukan peranan kolaborasi lembaga dan kementerian terkait untuk membantu menaikkan taraf hidup masyarakat di Tangerang.
"Itu kendala yang disampaikan oleh Pak Bupati tadi, itu bahwa kita bagaimana mau mengentaskan kemiskinan karena angka kemiskinan kita itu terus bertambah," ujarnya. (m41)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| 7 Tahun Tak Ada Solusi, Sampah yang Menumpuk di Balaraja Kerap Dikeluhkan Warga |
|
|---|
| Sempat Viral Disebut Gagal, Ladang Jagung di Tigaraksa Tangerang Akhirnya Dipanen |
|
|---|
| Kecelakaan Maut di Balaraja Tangerang, Pengendara Motor Tewas Tertabrak Truk |
|
|---|
| SIM Keliling di Kabupaten Tangerang Kamis 8 Januari 2026, Digelar 2 Lokasi |
|
|---|
| Longsor Rusak Lima Rumah Warga di Cisoka Tangerang, 28 Orang Mengungsi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kemiskinan-di-pinggiran-Kota-Jakarta.jpg)