Tangsel Minta Bantuan Kabupaten Tangerang dalam Pengelolaan Sampah, Ini Jawab Bupati

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid akui sempat mendapatkan tawaran kerja sama terkait pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joseph Wesly
Tribuntangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
TUMPUKAN SAMPAH DI TANGSEL- Tumpukan sampah yang berjejer di Serpong dan Ciputat, Kota Tangerang Selatan dipicu terganggunya pengelolaan sampah akibat perbaikan TPA Cipeucang. Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid akui sempat mendapatkan tawaran kerja sama terkait pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan. (TribunTangerang.com - Wartakota Network/Ikhwana Mutuah Mico). 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Tangerang mengaku mendapat tawaran kerja sama pengelolaan sampah dari Tangsel, namun belum mengambil keputusan.
  • Pemkab Tangerang memastikan tidak ada sampah dari Tangsel yang dibuang ke TPA Jatiwaringin.
  • Kapasitas TPA Jatiwaringin hampir penuh dengan timbunan sekitar 2.700 ton sampah per hari dan sisa lahan terbatas.

 

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG- Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid akui sempat mendapatkan tawaran kerja sama terkait pengelolaan sampah dari Kota Tangerang Selatan. 

Meski demikian, dia mengatakan belum memutuskan penawaran tersebut. Bupati yang karib disapa Rudi Maesyal itu juga memastikan tak ada sampah yang dipasok dari Tangsel, untuk dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin. 

"Beberapa hari lalu kami juga ditelepon. Intinya oleh seseorang dari Tangsel, namun saya sampaikan kami akan bicarakan dulu dengan semua komponen," ujarnya kepada wartawan, Selasa (16/12/2025). 

Dia menilai perlu melakukan kajian mendalam baik dari sisi lingkungan hingga sosual sebelum menyepakati kerjasama dengan Tangsel terkait pengelolaan sampah. 

Selain itu, permasalahan sampah ini juga menjadi fokus utama Pemkab Tangerang. Pasalnya, dari luasan TPA yang dimiliki dengan lahan 33 hektar telah terisi sekitar 2.700 ton sampah.

Hal itu pun menjadi salah satu pertimbangan l untuk tidak menerima tambahan pasokan sampah.

"Setiap hari kami buang sampah lebih kurang sekitar 2700 ton. Sekarang masih ada sisa sekitar lebih kurang lima hektare. Timbunannya sudah sampai 10 hektare di TPA Jatiwaringin," ujarnya. (m41) 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved