Berlinang Air Mata, Paman Korban Pembunuhan di Jambe Minta Pelaku Dihukum Mati

Deden Setiawan paman dari Abdul Aziz (19), pria yang ditemukan tewas mengenaskan di pinggir jalan Kampung Jantungeun, Kecamatan Jambe

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joseph Wesly
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
BERHARAP HUKUMAN MATI- Deden Setiawan paman dari Abdul Aziz (19), pria yang ditemukan tewas mengenaskan di pinggir jalan Kampung Jantungeun, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, tak kuasa menahan tangis. Saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Jumat (2/12/2025) terkait kasus pembunuhan yang menimpa keponakannya, Deden tampak berbicara di hadapan awak media. (Tribuntangerang.com/Nurmahadi) 

Ringkasan Berita:
  • Paman korban, Deden Setiawan, menangis dan meminta pelaku dihukum mati saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, serta mengapresiasi kinerja polisi.
  • Pelaku bernama Muhammad Abdul Mugni (23), seorang guru ngaji, membunuh Abdul Aziz (19) karena utang Rp1,4 juta yang dipakai untuk judi online dan ditagih korban.
  • Korban ditusuk hingga tewas lalu dirampok, motor dibuang ke danau dan uang digunakan untuk kontrakan serta judi online

 

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA- Deden Setiawan paman dari Abdul Aziz (19), pria yang ditemukan tewas mengenaskan di pinggir jalan Kampung Jantungeun, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, tak kuasa menahan tangis. 

Saat konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Jumat (2/12/2025) terkait kasus pembunuhan yang menimpa keponakannya, Deden tampak berbicara di hadapan awak media. 

Minta Pelaku Dihukum Mati

Dalam kesempatan itu Deden yang terlihat berkaca-kaca berharap kepada aparat penegak hukum (APH) agar pelaku bisa dihukum mati. 

‎"Kalau boleh saya memohon kepada APH, kalau keponakan saya mati, dia (pelaku) juga harus mati," katanya. 

Tak lupa Deden juga turut mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang telah mengungkap kasus pembunuhan secara tuntas. 

‎"Saya ucapkan terima kasih banyak kepada pihak Polresta Tangerang, yang sudah bekerja keras menangkap pelaku pembunuh keponakan saya," katanya.

Pelaku Guru Mengaji

Diberitakan sebelumnya, Pelaku pembunuhan Abdul Aziz (19) pria yang ditemukan tewas di semak-semak Desa Jantungeun, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang, Banten, ternyata merupakan seorang guru ngaji. 

Selain guru ngaji, pelaku bernama Muhammad Abdul Mugni (23) juga lulusan dari salah universitas Islam di Serang, Banten. 

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada mengatakan Abdul nekat membunuh korban lantaran tak terima utang sebesar Rp1.400.000, ditagih korban.

Pelaku Terjerat Judi Onlne

Indra menjelaskan utang tersebut, kerap dipergunakan pelaku untuk bermain judi online. 

"Korban yang bekerja di konter HP ini menagih hutang pelaku. Di hari Jumat (26/12) pelaku sempat datang beberapa kali ke konter HP tempat korban bekerja untuk mengisi saldo yang digunakan untuk bermain judi online sebanyak tiga kali dengan nominal Rp 400 ribu, Rp 600 ribu dan Rp 400 ribu," ujarnya kepada wartawan, Jumat (2/12/2026). 

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Jambe Ternyata Guru Ngaji, Bunuh Korban Lantaran Kecanduan Judi Online

Indra menjelaskan, korban sempat mengancam pelaku untuk melaporkan terkait utang tersebut kepada kepolisian. Merasa terancam, pelaku akhirnya memliki rencana membunuh pelaku. 

"Korban menagih dan sempat mengancam akan melaporkannya ke polisi jika pelaku tidak membayar hutangnya tersebut. Karena merasa terancam, pelaku akhirnya berencana untuk membunuh korban," katanya. 

Setelahnya pelaku meminta diantar korban menggunakan sepeda motor dengan dalih pergi ke rumah kakaknya untuk membayar utang tersebut. 

Tusuk Korban Pakai Pisau

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved