Kritik Pemkab Tangerang soal Jalan dan Pelayanan, Komika Mega Salsabillah Akui Diserang Buzzer

Mega Salsabillah kerap memposting konten yang berisi kritik atas kebijakan pembangunan di Pemkab Tangerang yang dinilai tak tepat sasaran. 

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
KRITIK PEMKAB TANGERANG - Komika Mega Salsabillah saat diwawancarai di kawasan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (9/1/2026). (Tribuntangerang.com/Nurmahadi) 

Ringkasan Berita:
  • Mega Salsabillah mengaku diserang akun-akun kosong yang menuding kontennya hoaks usai mengkritik infrastruktur dan pelayanan publik di Kabupaten Tangerang.
  • Kritik Mega soal pelayanan Dukcapil sempat direspons langsung Wakil Bupati Tangerang, namun perbedaan narasi yang disampaikan ke Mega dan akun lain memicu kebingungan tentang sikap resmi pemerintah.
  • Setelah kontennya ramai, petugas langsung membantu urusan administrasinya—membuat Mega mempertanyakan nasib warga yang tak punya sorotan publik.

 

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, TIGARAKSA - Komika asal Kabupaten Tangerang, Mega Salsabillah akui diserang buzzer usai mengunggah konten berisi kritik terhadap Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten, terkait infrastruktur jalan, penerangan hingga pelayanan publik. 

Diketahui, belum lama ini Mega Salsabillah kerap memposting konten yang berisi kritik atas kebijakan pembangunan di Pemkab Tangerang yang dinilai tak tepat sasaran. 

Atas hal itu, Mega mengaku diserang buzzer yang kerap muncul dalam komentar akun sosial medianya. 

"Saya menduganya itu buzzer tapi akun akun kosong yang menyebut hoaks, kaya pesanan aja, praduga saya," ucapnya saat diwawancarai, Jumat (9/1/2026). 

Selain itu Mega menyebut salah satu konten kritikannya tentang pelayanan administrasi kependudukan sempat direspon oleh Wakil Bupati (Wabup) Tangerang Intan Nurul Hikmah.

Baca juga: Leony Kritik Anggaran Pemkot Tangsel, Wali Kota Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

Namun, respons tersebut menuai pro dan kontra lantaran terdapat perbedaan narasi yang disampaikan Intan kepada Mega dan kepada akun lain.

"Yang nge-dm saya baru wakil bupati, tapi yang saya kaget dia dm-dman dengan akun lain juga tapi kok beda sekali gitu, saya tidak tau mana yang wajah aslinya," paparnya. 

Usai konten soal pelayanan Dukcapil viral, Mega mengaku petugas langsung datang untuk membantu proses administrasi yang ia alami.

"Kalau saya viral, saya ditanggapi, kalau masyarakat yang enggak viral apakah dibantu?," jelasnya. 

Mega menegaskan meski kerap jadi sasaran buzzer hal itu tak membuat dirinya gentar. Dia akan terus menguak sejumlah permasalahan sosial yang sering dihadapi oleh masyarakat Kabupaten Tangerang

"Selama saya masih merasa janggal, saya akan terus buka fakta fakta yang ada," ujarnya. (m41) 

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved