Rabu, 15 April 2026

Kunjungan Paus Fransiskus

Besok Berkunjung ke Indonesia, Ini Profil Paus Fransiskus

Selama tiga hari berada di Jakarta, Paus Fransiskus akan melakukan seabreg kegiatan.

Editor: Joseph Wesly
shutterstock
Paus Fransiskus. 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Pemimpin tertinggi umat Katolik Paus Fransiskus bakal berkunjung ke Indonesia.

Selama tiga hari berada di Jakarta, Paus Fransiskus akan melakukan seabreg kegiatan.

Mulai dari bertemu presiden Jokowi hingga melakukan misa suci di SUGBK.

Paus Fransiskus adalah paus ke-266 yang terpilih pada 2013 lalu setelah Paus Benediktus XVI pensiun. Sosok pemimpin ini disebut mengantarkan era baru dalam sejarah Gereja Katolik.

Mengutip BBC, ia adalah paus pertama dari benua Amerika, tepatnya kali pertama paus dari Amerika Latin sepanjang era modern. Selain itu, Paus Fransiskus adalah paus pertama dari ordo Jesuit.

Ia juga memperkenalkan gagasan reformasi ke dalam gereja yang menjawab tantangan zaman, salah satunya terkait krisis iklim dan persoalan lingkungan hidup. 

Sosoknya disorot publik global, ketika ia meminta maaf secara terbuka pada para penyintas pelecehan seksual yang dilakukan oleh pendeta.

Paus Fransiskus juga dikenal getol mengkritisi masalah perbedaan kelas sosial antara yang kaya dan miskin.

Baca juga: Wajib Punya Gelang Tiket Jadi Syarat Ikuti Misa Suci Bersama Paus Fransiskus di SUGBK

Di luar itu, secara personal, reputasinya dikenal luas sebagai sosok yang rendah hati dan bergaya hidup sederhana.

Lantas, seperti apa profil Paus Fransiskus ini ?

Profil Paus Fransiskus

Paus Fransiskus memiliki nama asli Jorge Mario Bergoglio. Sosok yang berkebangsaan Argentina ini lahir di Buenos Aires, pada 17 Desember 1936.

Dilansir Kompas.com, sebelum menjadi paus, ia adalah Uskup Agung Buenos Aires untuk periode 1998 sampai 2012.

Bergoglio anak pertama dari lima bersaudara. Dari latar belakang akademisnya, ia adalah pemegang gelar master di bidang kimia dari Universitas Buenos Aires.

Alih-alih meneruskan keahliannya itu, ia memilih bergabung ke seminari di Villa Devoto dan masuk ke Serikat Jesus pada 1958.

Sumber: Tribun Jakarta
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved