Selasa, 14 April 2026

Respons Banser Soal Ajakan 'Perang' Ketum Garda Bangsa Tommy Kurniawan

Kepala Satkornas Banser Syafiq Syauqi di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2024) meminta Tommy Kurniawan mengklarifikasi

Editor: Joseph Wesly
kolase Tribun Tangerang/istimewa
Kolase Kepala Satkornas Banser Syafiq Syauqi dan Ketum Garda Bangsa Tommy Kurniawan. 

TRIBUN TANGERANG.COM, JAKARTA- Ajakan 'perang' Ketua Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) Tommy Kurniawan direspons oleh Barisan Ansor Serbaguna (Banser).

Kepala Satkornas Banser Syafiq Syauqi di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (2/9/2024) meminta Tommy Kurniawan mengklarifikasi pernyataannya soal ajakan "perang" dari Ketua Gerakan Pemuda Kebangkitan Bangsa (Garda Bangsa) itu.

Tommy sebelumnya menyatakan kesiapannya untuk berkonfrontasi dengan GP Ansor terkait isu muktamar tandingan oleh PBNU.

"Ada beberapa putusan kami nanti dari Banser dan Pagar Nusa untuk klarifikasi dan meminta tabayun kepada saudara Tommy Kurniawan," kata 

Syafiq mengungkapkan, pernyataan Tommy yang menantang GP Ansor dan Banser telah memicu polemik. Syafiq pun merasa Banser harus merespons pernyataan Tommy.

"Karena ini memancing polemik di bawah, stementnya memancing polemik dan kami harus merespons," ujar dia. 

"Kami tidak mau kader kami digertak seperti itu. Kalau sudah ngomong Pagar Nusa, Banser, berarti seluruh Indonesia disenggol sama saudara Tommy Kurniawan," imbuhnya.

Menurut dia, Tommy seharusnya bisa menyelesaikan persoalan di internal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan bukan memperkeruh suasana.

"Sebenarnya karena ini konflik internal PKB, seharusnya saudara Tommy Kurniawan membantu menyelesaikan konflik, bukan malah menyenggol Badan Otonom NU. Ini menjadi lebih runyam, dia yang mengajak runyam," ucap Syafiq.

Sebelumnya, Tommy Kurniawan mempertanyakan dasar hukum GP Ansor yang dikerahkan untuk "menertibkan" PKB.

Ia juga melontarkan pertanyaan serupa kepada Pagar Nusa, kesatuan pencak silat di bawah naungan PBNU, yang turut berusaha "menertibkan" PKB.

"Jadi, kalau skenarionya adalah perang, maka kita siap, Garda Bangsa seluruh Indonesia sudah menunggu komando. Kalau memang harus perang kita perang, kita siap melawan," ujar Tommy kepada wartawan di kantor DPP PKB, Sabtu (31/8/2024). Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Sumber: Tribun Jakarta
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved