Kasus Kematian Alvaro

Ketua RT Ungkap Sosok Alex Iskandar, Ayah Tiri Pembunuh Alvaro: Tertutup Jarang Tegur Sapa

pembunuhan terhadap bocah berusia 6 tahun itu dilakukan Alex di kediamannya, di RT 01 RW 08, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk.

Penulis: Nurmahadi | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Nurmahadi
KASUS KEMATIAN ALVARO - Ketua RT 01 Kelurahan Periuk, Kastiah saat diwawancarai di kediaman Alex Iskandar, di Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, Rabu (26/11/2025). (Tribuntangerang.com/Nurmahadi)  

Ringkasan Berita:
  • Ketua RT mengungkap sisi tertutup Alex Iskandar, ayah tiri yang membunuh Alvaro, dan menyebut pelaku hampir tidak pernah berinteraksi dengan warga.
  • Kecurigaan muncul ketika Alex mengurung diri di rumah selama tiga hari, tanpa aktivitas mencolok.
  • Ketua RT tak menyangka jasad Alvaro ternyata berada di dalam mobil.

 

Laporan Reporter Tribuntangerang.com, Nurmahadi

TRIBUNTANGERANG.COM, PERIUK - Ketua RT 01 Kelurahan Periuk, Kastiah mengungkap sosok Alex Iskandar, seorang ayah yang tega membunuh anak tirinya, Alvaro Kiano Nugroho (6). 

Diketahui, pembunuhan terhadap bocah berusia 6 tahun itu dilakukan Alex di kediamannya, di RT 01 RW 08, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten. 

Kastiah mengatakan Alex telah tinggal di rumah itu sejak tahun 2015 lalu.

Selama tinggal di rumah tersebut, Alex dikenal sebagai sosok yang tertutup dan jarang bersosialisasi. 

Kastiah mengatakan setiap bulan datang ke rumah Alex untuk menagih iuran sampah sembari mengecek kondisinya. Namun tak pernah ada jawaban dari Alex. 

Padahal kata Kastiah, baik Alex atau Arumi saat itu sedang berada di dalam rumahnya. 

"Alex orangnya tertutup gitu, saya setiap bulan nagih iuran sampah, enggak ada respons sedikit pun, padahal dua-duanya lagi ada di dalam rumah," ungkapnya. 

Baca juga: Polisi Tunggu Hasil DNA untuk Pastikan Kerangka di Jembatan Cilalay Milik Alvaro

Lebih lanjut Kastiah menjelaskan selama tiga hari sejak 6-8 Maret 2025, Alex tengah berada di rumahnya. 

Dia mengaku hanya melihat satu unit mobil di bagian garasi tanpa adanya aktivitas Alex di depan rumah. 

"Saya saat itu coba melihat-lihat ke dalam rumah dari depan pagar, saya coba panggil juga, tapi enggak pernah ada jawaban," ucapnya kepada Tribuntangerang.com.

Kastiah bahkan tak menyangka bahwa di dalam mobil yang terparkir di garasi tersebut ada jasad Alvaro yang telah meninggal dunia. 

"Senyap sekali, enggak ada gerak-gerik mencurigakan atau apapun lah, saya juga enggak tahu waktu itu ternyata ada Alvaro di dalam mobil itu yang ternyata sudah meninggal dunia," paparnya. (m41) 

 

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved