Empat Hari Digelar, Pelaku UMKM Dapoer Susan Raih Omzet Rp 2 Juta dari Festival Benda Fair 2025

 Tidak hanya pengunjung, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga menerima berkah adanya pesta rakyat tahunan tersebut

Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
DISERBU PEMBELI- Dewi Susan (kiri) dan Imel (kanan) pemilik lapak Dapoer Susan saat diwawancarai TribunTangerang.com di Lapangan Duta Garden Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten dalam gelaran Benda Fair 2025, Sabtu (29/11/2025). Dapoer Susan kebanjiran order dan meraup omset Rp 2 juta dalam empat hari. 

Ringkasan Berita:
  • UMKM kebanjiran omzet, salah satunya Dapoer Susan yang meraup hingga Rp 2 juta dalam empat hari berkat ramainya pengunjung Benda Fair 2025.
  • Lebih dari 2.000 warga memadati Lapangan Duta Garden, menikmati pesta rakyat yang menampilkan kesenian Betawi, band lokal, serta 40-an gerai UMKM dan layanan publik.
  • Benda Fair mengangkat potensi ekonomi dan budaya lokal, dengan tema kolaborasi UMKM dan warisan budaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kecamatan Benda.

 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, BENDA- Festival Benda Fair 2025 sukses menjadi magnet perhatian ribuan masyarakat sejak digelar Rabu (26/11/2025) kemarin.

 Tidak hanya pengunjung, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) juga menerima berkah adanya pesta rakyat tahunan tersebut.

Seperti halnya Dewi Susan, pemilik lapak Dapoer Susan yang menjajakan kuliner yaitu tahu gejrot, asinan kiamboy, aneka sambal hingga minuman segar es kuwut.

"Alhamdulillah antusias warga datang ke Benda Fair ini sangat tinggi, mereka enggak hanya lihat-lihat saja tapi juga berbelanja," kata sia saat diwawancarai TribunTangerang.com, Sabtu (29/11/2025).

Pelaku UMKM Raup Omzet Rp 2 Juta

Kehadiran ribuan pengunjung hadir sejalan dengan pendapatan yang diraihnya, dalam empat hari terakhir ia mampu meraup omzet hingga Rp 2 juta.

Harga yang diberikan kepada setiap produk yang dijual Susan cukup beragam mulai dari Rp 5.000, Rp 7.000 sampai Rp 20.000.

Momen penyelenggaraan Benda Fair pada akhir bulan November 2025 saat ini, rupanya memberi dampak yang signifikan lantaran mayoritas berbarengan dengan waktu masyarakat menerima pendapatan atau gaji.

"Setiap tahun saya selalu ikut bukan gerai di acara Benda Fair, kebanyakan pembeli cari asinan sama es buah, karena kebetulan akhir bulan juga," sambungnya.

Kegiatan pesta rakyat tersebut diharapkan hadir lebih banyak setiap tahunnya demi memberi pundi-pundi rupiah dari hasil penjualan kuliner lokal Kota Tangerang.

"Saya jual asinan gemoy sama sambal buatan sendiri namanya Dapur Susan, dibuat langsung setiap hari untuk dijual ke pengunjung dan Alhamdulillah habis setiap hari," ungkapnya.

Dikunjungi 2000 Warga Kota Tangerang

Lebih lanjut Camat Benda, Saipul Ulum menjelaskan, pesta rakyat itu sukses menarik perhatian sejak dibuka langsung Wali Kota Tangerang Sachrudin.

Sedikitnya 2.000 warga telah memadati, Lapangan Duta Garden Jurumudi, Kecamatan Benda, Kota Tangerang, Banten dalam gelaran Benda Fair 2025.

"Alhamdulillah antusias masyaraiat sangat tinggi terhadap Benda Fair 2025, perkiraan kami lebih dari 2.000 warga datang menikmati acara ini, karena kami banyak melibatkan kolaborasi antara pelaku UMKM, organisasi kepemudaan dan Karang Taruna," ujar Saipul kepada TribunTangerang.com.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved