Didominasi WNI, Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta Catat 17,3 Juta Perlintasan Internasional di 2025
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta mencatat 17,3 juta perlintasan internasional sepanjang tahun 2025
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joseph Wesly
Ringkasan Berita:
- Kantor Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta mencatat 17,3 juta perlintasan internasional sepanjang 2025, didominasi WNI sebanyak 11,3 juta orang dan WNA sekitar 6 juta orang.
- Pergerakan penumpang rute internasional mengalami peningkatan signifikan sekitar 8,3 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, terlihat dari kepadatan di TPI Bandara Soetta.
- Menghadapi lonjakan penumpang Nataru 2025/2026, Imigrasi Soekarno-Hatta mengoperasikan 52 autogate, konter manual, jalur disabilitas.
Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro
TRIBUNTANGERANG COM, TANGERANG- Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Bandara Soekarno-Hatta mencatat 17,3 juta perlintasan internasional sepanjang tahun 2025.
Kepala Kantor Imigrasi Soekarno-Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana mengatakan, pergerakan penumpang yang berangkat dan tiba dari dan menuju luar negeri tahun ini didominasi Warga Negara Indonesia (WNI).
"Perlintasan keluar-masuk penumpang pesawat rute internasional mayoritas adalah berjumlah 11,3 juta orang dan 6 juta Warga Negara Asing atau WNA," ujar Galih kepada TribunTangerang.com, Rabu (31/12/2025).
Berdasarkan jumlah tersebut, presentase pergerakan tahun ini meningkat signifikan hingga 8,3 persen dibanding dengan periode angkuta nataru pada tahun lalu.
Hal tersebut ditandai dengan kepadatan penumpang rute internasional baik keberangkatan maupun kedatangan di pintu Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Bandara Soekarno-Hatta.
"Ini bukan prediksi lagi tapi sudah based on data year on year dimana pergerakan penumpang keluar dan masuk presentasenya 8,33 tahun 2024 dan tahun ini menjadi 8,38 dalam periode yang sama," paparnya.
Mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang tersebut Imigrasi Soetta pun bersiaga penuh menghadapi angkutan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026.
Menurut dia, pelayanan keimigrasian tetap berjalan normal selama periode Nataru khususnya kebutuhan mendesak seperti paspor dan izin tinggal.
"Kalau secara fisik sudah nampak ya sejak sebelum natal akan jumlah penumpang yang meningkat, secara kasat mata terlihat lebih crowded kali ini," kata dia.
Guna mengurai kepadatan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta, pada area Terminal 3 kedatangan telah dilengkapi 52 autogate yang melayani penumpang.
Selain itu Imigrasi juga tetap mengoperasikan konter manual serta jalur khusus bagi penyandang disabilitas di area ketibaan penerbangan internasional.
Sejumlah upaya seperti pola drilling juga telah disiapkan demi memastikan layanan berjalan dalam kondisi darurat, termasuk skenario mati listrik atau gangguan sistem.
"Saat ini 70 persen pemeriksaan imigrasi di Bandara Soekarno-Hatta menggunakan autogate ditambah tim fast respons untuk mengantisipasi gangguan sistem," ucapnya.
"Kalaupun ada kendala seperti mati lampu, kami pastikan sistem tetap jalan sebab kalau sistem mati tapi listrik hidup, kami sudah siapkan solusi cepat," jelasnya. (m28)
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/Galih-Priya-Kartika-Perdhana-0485.jpg)