Profil 22 Tokoh Dunia Terpilih jadi Dewan Penasihat Bloomberg New Economy, Ada Nama Jokowi

Sebanyak 22 tokoh dunia terpilih menjadi anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)

Editor: Joko Supriyanto
tangkapan layar/tribun
JOKOWI JADI DEWAN PENASIHAT - Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), bersama 21 tokoh dunia masuk dalam jajaran Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy. 

TRIBUNTANGERANG.COM - Sebanyak 22 tokoh dunia terpilih menjadi anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Dewan bergengsi ini berisi pemimpin berpengaruh dari berbagai bidang untuk menghadapi tantangan ekonomi global.

Global Bloomberg New Economy adalah forum internasional bergengsi yang didirikan oleh Michael R. Bloomberg pada tahun 2018.

Forum ini bertujuan untuk menjembatani dialog antara negara maju dan berkembang dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang kompleks.

Nama Joko Widodo atau dikenal Jokowi, Presiden ke-7 Republik Indonesia masuk dalam daftar tokoh yang terpilih menjadi anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy.

Tak hanya Jokowi ada beberapa toko lain seperti Mario Draghi, Gina Raimondo, Kai-Fu Lee, dan Noubar Afeyan.

Jokowi menjadi satu-satunya tokoh dari Indonesia yang masuk dalam daftar 22 tokoh dunia yang ditunjuk untuk memberikan panduan strategis menghadapi tantangan ekonomi global.

Berikut ini profil singkat 22 tokoh dunia Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy, dikutip dari Bloomberg:

1. Michael R Bloomberg

Michael R Bloomberg merupakan pendiri Bloomberg LP & Bloomberg Philantropies.

Ia merupakan mantan Wali Kota New York selama tiga periode.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Relawan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, Pengamat: Masih Saja Cawe-Cawe

Karier pertamanya sebagai Wali Kota New York dimulai beberapa minggu setelah serangan 11 September 2001.

Baru-baru ini, ia dilantik sebagai Ketua Dewan Inovasi Pertahanan Departemen Pertahanan AS.

 
Sebelumnya, Michael juga pernah menjadi Utusan Khusus Sekretaris Jenderal PBB untuk Ambisi dan Solusi Iklim, serta Duta Besar WHO untuk Penyakit Tidak Menular dan Cedera.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved