Makan Bergizi Gratis

Pengabdiannya untuk Gizi Anak Negeri Dadan Hindayana Tak Menyangka Raih Penghargaan

Pengabdiannya untuk Gizi Anak Negeri Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana Tak Menyangka Raih Penghargaan

Editor: Dodi Hasanuddin
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
RAIH PENGHARGAAN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, tak menyangka mendapatkan penghargaan People of the Year 2025. 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA - Ada momen haru yang tak banyak diketahui publik ketika Prof. Dr. Ir. Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), melangkah ke panggung People of the Year 2025.

Ia tidak datang untuk menerima penghargaan setidaknya itulah yang ia kira.

Prof. Dadan hanya menyangka dirinya hadir untuk sebuah wawancara.

Baca juga: Kepala BGN Dadan Hindayana Ungkap Ratusan SPPG Dikerahkan Bantu Pengungsi Bencana Sumatera dan Aceh

Namun malam itu berubah menjadi salah satu momen paling emosional dalam hidupnya.

Di hadapan para tamu undangan, Direktur Utama Metro TV, Arief Suditomo, mengumumkan bahwa Dadan Hindayana dinobatkan sebagai People of the Year 2025 kategori Penggerak Gerakan Kesehatan Masyarakat.

Publik menyambut dengan tepuk tangan panjang, sementara Prof. Dadan tampak terdiam sejenak, seolah tak percaya.

“Saya tidak menyangka. Tahun ini hidup saya penuh kejutan,” ujarnya, dengan suara yang menahan haru.

Baca juga: BGN Sebut Kabupaten Tangerang Jadi Penerima Manfaat MBG Terbanyak Kedua di Indonesia

Ia mengenang awal 2025 sebagai titik perubahan besar ketika dirinya diamanahkan menjadi Kepala BGN tugas berat sekaligus kehormatan yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.

Perjalanan Panjang yang Sunyi, Berbuah Perubahan Besar

Sebelum memimpin BGN, Prof. Dadan menghabiskan puluhan tahun hidupnya sebagai akademisi dan pelayan publik.

Proses panjang ini membentuk sosok yang tidak hanya memahami ilmu gizi, tetapi juga memahami denyut kehidupan masyarakat yang selama ini kesulitan mengakses makanan bergizi.

Sejak hari pertama dilantik, Prof. Dadan memulai langkah cepat:

  • Memperbaiki struktur lembaga
  • Membangun sistem
  • Memperkuat SDM
  • Menanamkan visi bahwa gizi bukan sekadar program, tapi hak dasar manusia.

Baca juga: DPR dan BGN Berkomitmen Perluas Program Makan Bergizi Gratis di Daerah

Kerjanya tidak selalu terlihat publik, banyak dilakukan dalam perjalanan sunyi ke desa-desa, posyandu, dapur komunitas, dan sekolah-sekolah.

Dari sana ia menyaksikan langsung betapa banyak anak tumbuh dalam keterbatasan asupan gizi. Itulah yang menguatkan tekadnya untuk membuat perubahan besar.

MBG: Dari Program Menjadi Gerakan yang Menghidupkan Harapan

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang ia gagas kini menjelma menjadi gerakan nasional. Untuk pertama kalinya dalam sejarah:

  • Anak sekolah dapat makan bergizi setiap hari
  • Posyandu di desa terpencil tak lagi kosong
  • Keluarga rentan merasakan kehadiran negara
  • Komunitas yang selama ini terabaikan mendapat layanan gizi layak.

Jutaan masyarakat kini merasakan manfaat nyata dari program yang lahir dari keberanian dan keyakinan bahwa setiap anak Indonesia berhak tumbuh sehat—tanpa terkecuali.

Baca juga: Antisipasi Keracunan MBG, Bupati Tangerang akan Panggil Seluruh SPPG dan BGN

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved