HRD Perusahaan Disebut Blacklist Lulusan SMAN 1 Cimarga, Sekda Lebak Imbau Perusahaan Profesional
Pasalnya ratusan pelajar nekat tidak masuk sekolah akibat rekannya ditampar sang kepala sekolah
TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA- Aksi mogok massal yang dilakukan pelajar SMA Negeri 1 Cimarga, Lebak, Banten beberapa waktu lalu memunculkan isu baru.
Diketahui beberapa waktu lalu pelajar SMA Negeri 1 Cimarga Lebak membuat heboh.
Pasalnya ratusan pelajar nekat tidak masuk sekolah akibat rekannya ditampar sang kepala sekolah.
Kepala sekolah menampar sang murid karena merokok di sekitar lingkungan sekolah.
Lazim diketahui bahwa merokok adalah hal yang dilarang di lingkungan sekolah.
Hal itu berlalu untuk semua mulai dari guru hingga pelajar.
Terlebih lagi hal tersebut berlaku bagi pelajar di Indonesia baik saat berada di lingkungan sekolah maupun luar sekolah.
Namun insiden penamparan tersebut ditanggapi berbeda para pelajar. Mereka beramai-ramai tidak masuk sekolah.
Tak cukup seharu, mereka melakukannya hingga tiga hari berturut-turut.
Baca juga: Ramai Soal Isu HRD Blacklist Lulusan SMAN 1 Cimarga, Sekda Lebak Minta Perusahaan Profesional
Mereka mengancam, tidak akan masuk sekolah hingga sang kepala sekolah Dini Fitria dicopot.
Insiden bolos massal itu pun menarik perhatian publik hingga Gubernur Banten Andra Soni.
Andra Soni bergerak cepat mencopot Fitria dan menggelar pertemuan antara sang anak dan sang Kepsek.
Hasilnya kasus berakhir damai. Laporan polisi yang sempat dibuat dicabut.
Pelajar kembali masuk ke sekolah dan Dini Fitria kini kembali menjabat kepala sekolah.
Namun kini beredar rumor yang menyebutkan Human Resources Department (HRD) perusahaan bakal memasukkan lulusan SMA Negeri 1 Cimarga, Lebak, Banten ke dalam daftar hitam.
Isu itu pun viral dan membuat Sekda Kabupaten Lebak, Budi Santoso buka suara.
Dia meminta perusahaan profesional dan tidak melakukan aksi memasukkan daftar hitam ke SMA Negeri 1 Cimarga.
"Tidak boleh begitu, yang namanya orang tidak selamanya begitu. Dan melihat kasus ini harus holistik dong," ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Budi Santoso, Jumat(17/10/2025).
Budi mengatakan, para siswa jangan dikaitkan dengan persoalan tersebut, terlebih tidak semua siswa perilakunya sama.
"Bukan karena anaknya, mungkin ada masalah lain kan, tapi anak-anak harus kita selamatkan, mungkin mereka ikut-ikutan. Masa kita tidak tega," katanya.
"Jadi harus paham semua, dan harus dewasa semua melihat persoalan ini," sambungnya.
Menurut Budi, HRD perusahaan harus bersikap profesional dikarenakan sebelum bekerja ada tes yang dilakukan.
"Harus profesional lah, kan mau kerja biasa di tes," ujarnya.
Sekarang ini, tambah Budi, tidak boleh lagi ada yang saling menyalahkan satu sama lain.
"Jangan saling menyalahkan. Yang jelas masalah ini tidak berkahir damai saja, tapi harus kita pulihkan semuanya juga," katanya.
Diketahui, murid SMAN 1 Cimarga ILP, mengklaim kejadian penamaparan bermula ketika merokok di belakang warung yang berada di sekitar sekolah pada hari Jumat(10/10/2025).
ILP lalu bertemu dengan Kepsek Dini Fitria yang langsung menegurnya. "Saya kaget waktu ketemu kepsek. Rokok langsung saya buang, tapi disuruh nyari lagi sama kepala sekolah," kata ILP.
ILP mengklaim tidak hanya mengalami kekerasan fisik, tetapi juga mendapat makian dengan kata-kata kasar saat peristiwa itu terjadi.
Sementara itu, Dini menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi pada hari Jumat bertepatan dengan pelaksana program Jumat bersih.
Pada saat berkeliling, dia melihat seorang siswa tengah merokok di dekat warung kecil yang berada di luar pagar sekolah.
"Jumat Bersih itu bagian dari rangkaian kegiatan pembentukan karakter para siswa. Saya lihat dari jarak sekitar 20-30 meter, ada asap rokok di tangan anak itu," kata Dini.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini
Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News
| Akhir Bahagia Kepala SMAN 1 Cimarga Dini Fitria: Dulu Disanksi, Kini Dihadiahi Umrah Gratis |
|
|---|
| Dihujat Netizen hingga Isu Ditolak HRD, Siswa SMAN 1 Cimarga Dapat Pendampingan Psikolog |
|
|---|
| Ramai Soal Isu HRD Blacklist Lulusan SMAN 1 Cimarga, Sekda Lebak Minta Perusahaan Profesional |
|
|---|
| Dini Fitria Kembali Menjabat Kepala SMAN 1 Cimarga Setelah Berdamai dengan Orang Tua Siswa |
|
|---|
| Orang Tua Siswa SMAN 1 Cimarga Lebak Cabut Laporan Kasus Tampar Siswa Merokok Usai Berdamai |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tangerang/foto/bank/originals/SMAN-1-Cimarga2.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.