Kota Tangerang Gelar Deklarasi Pelajar Anti Tawuran, Walkot Sachrudin Tekankan Pembinaan Karakter 

Sachrudin memaparkan materi tentang kepemimpinan kepada ribuan pelajar tingkat SMP, SMA serta SMK dalam rangka Deklarasi Anti Tawuran.

|
Penulis: Gilbert Sem Sandro | Editor: Joko Supriyanto
Tribuntangerang.com/Gilbert Sem Sandro
DEKLARASI ANTI TAWURAN - Sachrudin saat di YONIF Mekanis 203/Arya Kemuning, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten ketika menyampaikan materi kepemimpinan kepada ribuan pelajar, Selasa (25/11/2025). (TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro) 

Laporan Wartawan,
TRIBUNTANGERANG.COM, Gilbert Sem Sandro

TRIBUNTANGERANG.COM, TANGERANG - Wali Kota Tangerang Sachrudin memaparkan materi tentang kepemimpinan kepada ribuan pelajar tingkat SMP, SMA serta SMK dalam rangka Deklarasi Anti Tawuran.

Sachrudin mengatakan, materi yang disampaikan berkaitan dengan kepemimpinan guna membentuk karakter generasi muda yang menjadi calon pemimpin bangsa di masa mendatang.

"Pelajar era sekarang ini merupakan calon-calon para pemimpin bangsa, karena pemimpin masa depan adalah anak-anak muda yang memegang tampuk kemimpinan ke depan," ujar Sachrudin, Selasa (25/11/2025).

Adapun Sachrudin memaparkan materi kepemimpinan tersebut saat menyambangi YONIF Mekanis 203/Arya Kemuning, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten.

Dengan menaiki kendaraan taktis (rantis) milik TNI Angkatan Darat, ia tiba dengan didampingi sejumlah kepala instansi mulai dari Komandan Batalyon Infanteri 203 Letkol INF Mahendra Kepala BNN Kota Tangerang, Kombes Pol Vivick Tjangkung dan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi.

Tidak hanya upacara, deklarasi juga disertai kegiatan orientasi kebangsaan di bawah pembinaan Tentara Nasional Indonesia atau TNI yang berlangsung sejak Senin (24/11/2025) kemarin.

Dengan mengenakan pakaian putih abu-abu dan seragam olahraga dari sekolahnya masing-masing, ribuan siswa berbaris di bawah paparan sinar matahari menjalani upacara usai dicek kelengkapannya terlebih dahulu.
 
Seribu pelajar yang berpartisipasi dalam deklarasi didorong menjadi pelopor satgas pemberantasan aksi tawuran dan kekerasan pelajar di lingkungan sekolah masing-masing sebagai komitmen memberantas kenakalan remaja.

"Para pelajar dipersiapkan bukan hanya pendidikan di sekolah, tapi juga karakternya, akhlaknya dididik, dibina agar mereka saling menghargai, menghormati antar sesama teman, mengakui kelebihan dan kekurangan mereka sehingga terus belajar," paparnya.

Kegiatan deklarasi diharapkan dapat membentuk karakter generasi muda yang disiplin serta mematuhi peraturan yang berlaku sehingga tidak menimbulkan keresahan masyarakat.

Hal ini ditekankan mengingat aksi tawuran dan kekerasan lainnya di lingkungan sekolah merupakan perubuatan melanggar hukum serta merugikan berbagai pihak mulai dari pelajar, guru, hingga orang tua.

Menurut Sachrudin, penanaman karakter disiplin sebagai wujud contoh menjadi pemimpin menjadi kunci utama dalam mempersiapkan generasi emas Indonesia di tahun 2045 mendatang. 

"Kegiatan ini sangat penting untuk membentuk karakter, mental, sikap, sampai perilaku pelajar untuk menyongsong momentum masa depan Indonesia Emas 2045 mendatang," terangnya.

Lebih lanjut Letkol INF Mahendra menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang atas kepercayaan menitipkan ribuan pelajar untuk menjalani pembinaan karakter dasar.

"Saya merasa bangga dan karena kami dipercaya mendukung program untuk bisa berkontribusi langsung dalam mendidik generasi muda yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan di masa yang akan datang," kata dia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved