Jumat, 12 Juni 2026

Jadwal Demo

2 Titik Demo Hari Ini, Hindari Gambir dan Menteng, Awas Terjebak Macet

Aksi demo tersebut akan digelar elemen mahasiswa dan masyarakat. Mereka akan menggelar aksi di dua titik perbeda.

Tayang:
Editor: Joseph Wesly
(KOMPAS.com/RAMA PARAMAHAMSA)
DEMO JAKARTA- Aksi demo di Jakata. Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki mengatakan ada dua aksi demo yang digelar elemen masyarakat hari ini, Jumat (28/11/2025). (KOMPAS.com/RAMA PARAMAHAMSA) 

Ringkasan Berita:
  • Dua aksi demo digelar di Jakarta Pusat hari ini: aliansi masyarakat Sobang–Panimbang cs di Gambir dan DPD FPI di kantor Komnas HAM Menteng.
  • Sebanyak 833 personel polisi diterjunkan untuk mengamankan aksi dan memantau eskalasi massa serta potensi gangguan lalu lintas.
  • Warga diimbau menghindari area demo karena risiko kemacetan, dengan rekayasa lalu lintas diberlakukan secara situasional.

 

TRIBUNTANGERANG.COM, JAKARTA- Aksi demo akan digelar hari ini, Jumat (29/11/2025) wilayah Jakarta Pusat.

Aksi demo tersebut akan digelar elemen mahasiswa dan masyarakat. Mereka akan menggelar aksi di dua titik perbeda. 

Aksi demonstrasi kerap berujung kemacetan karena adanya konsentrasi atau penumpukan massa di satu titik.

Untuk itu, Tribunners diharapkan menghindari titik unjuk rasa agar tidka terjebak kemacetan sehingga aktivitas berjalan lancar.

Aksi pertama digelar di kawasan Gambir.

Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki mengatakan ada dua aksi demo yang digelar elemen masyarakat hari ini.

Massa berasal dari aliansi masyarakat Sobang–Panimbang, mahasiswa, pemuda Kabupaten Pandeglang, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Demo Kedua Digelar di Kantor Komnas HAM

Aksi kedua akan dilakukan oleh DPD Front Persaudaraan Islam (FPI). Rencananya, demonstrasi berlangsung di kantor Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat.

Terjunkan 833 Personel untuk Berjaga

Untuk memastikan dua demonstrasi berjalan aman dan tertib, Ruslan menyebutkan bahwa sebanyak 833 personel kepolisian diterjunkan ke lapangan.

Petugas akan memantau situasi secara dinamis, termasuk perubahan jumlah massa maupun potensi gangguan lalu lintas.

“Kami melakukan pemantauan situasional untuk melihat eskalasi massa. Warga bisa mencari jalan alternatif selama unjuk rasa berlangsung,” kata Ruslan.

Warga Diimbau Hindari Area Aksi

Ruslan mengingatkan masyarakat agar menghindari lokasi demonstrasi karena potensi kemacetan.

Ia menegaskan rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan.

Dapatkan Informasi lain dari Tribuntangerang.com via saluran Whatsapp di sini

Baca berita TribunTangerang.com lainnya di Google News

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved